Debat Kandidat, Harry-Yandi Paparkan Program Pariwisata Air Bertaraf Intenasional

oleh
Paslon Harry-Yandi saat memaparkan program dalam debat kandidat. Foto : Dody

PONTIANAK – Paslon Pilwako Pontianak nomor 1, Harry-Yandi memaparkan program pembangunan pariwisata air bertaraf internasional di tepian sungai Kapuas, dalam debat kandidat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak yang digelar KPU Pontianak di Hotel Aston, Selasa (19/06/18) malam sekitar pukul 19.30 Wib.

“Pembangunan wisata air bertaraf internasional sejalan dengan pelestarian ¬†nuansa budaya lokal,” ucap Cawako Pontianak nomor 1, Harry saat sesi debat kandidat di Hotel Aston.

Menurutnya, dengan adanya destinasi wisata air bertaraf internasional di tepian sungai kapuas ini, akan memberikan pertumbuhan ekonomi baru di Kota Pontianak.

“Karena destinasi wisata air ini akan menarik minat wisatawan lokal, nusantara maupun manca negara untuk berkunjung ke Pontianak,” ucapnya.

Selain itu, Ia menuturkan, dengan banyaknya wisatawan berkunjung ke Pontianak, otomatis akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, karena banyak tersedianya lapangan kerja baru.

“Pariwisata air bertaraf internasional ini, akan mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan di Kota Pontianak,” ucapnya.

Sedangkan, Cawawako Pontianak nomor 1, Yandi menjelaskan, sungai Kapuas memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi wisata air bertaraf internasional.

“Panorama sungai Kapuas akan memberikan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung di Kota ini, makanya sangatlah tepat jika di tepian sungai Kapuas itu dibangun objek wisata internasional dan modern,” ucapnya.

Ia menambahkan, selain dari program pembangunan pariwisata air bertaraf internasional, Harry-Yandi juga, akan mengoptimalkan peran dan fungsi Camat dan Lurah, yakni dengan membentuk pos-pos satuan kerja yang akan ditempatkan disetiap kelurahan maupun kecamatan di Kota Pontianak.

“Nantinya satuan kerja disetiap kelurahan dan kecamatan itu akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, sehingga akan memudahkan untuk menyerap aspirasi masyarakat,” ¬†ucapnya. (Dody)