Tim SAR Pontianak Selamatkan 4 Awak Kapal yang Tenggelam

oleh
Tim SAR saat melakukan evakuasi. Foto : Istimewa

KUBU RAYA – Kapal Tugboat Sari Benua dengan empat awak tenggelam di sekitar pulau Masatiga, Kubu Raya. Keempat awak kapal, terdiri dari seorang Nahkoda, yakni Abdurahman, dan tiga orang ABK, yakni Robi, Atong serta Hardiansyah sempat terkatung-katung dilautan, sebelum akhirnya ditemukan kapal nelayan cumi-cumi yang melintas. Kapal SAR KN-214 Pontianak 02, yang mendapatkan informasi melalui radio marine pun, segera mengevakuasi keempat korban, lalu membawa mereka ke Pulau Masatiga. Selanjutnya keempat korban dievakuasi menggunakan KN 214, yang saat itu, sedang melakukan pencarian, dan dibawa menuju Pontianak.

Sebelumnya, diketahui Kapal Tugboat Sari Benua mengalami kebocoran di perairan Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya.

Peristiwa itu pun, kemudian dilaporkan kelurga korban pada Selasa (12/06/18) pukul 02.50 WIB. Kapal Tugboat Sari Benua tersebut, berangkat dari Muara Kubu, Kabupaten Kubu  Raya pada Senin  (11/06/12) sekitar pukul 17.00 Wib, dengan tujuan Jakarta, akan tetapi diperjalanan pada Selasa (12/06/12) sekitar pukul 22.23 WIB nahkoda kapal menelepon keluarganya dan menceritakan kejadian tenggelamnya Kapal Tugboat ini.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika, SH, M.Si membenarkan adanya laporan tentang tenggelamnya Kapal Tugboat Sari Benua disekitar pulau Masatiga, Kabupaten Kubu Raya.

“Tadi pagi, Kami mendapatkan laporan tersebut, Kami respon dengan berkoordinasi dengan Polsek Muara Kubu, LANAL Muara Kubu, dan Pol Air Muara Kubu dan Memapelkan berita tersebut kepada SROP Pontianak untuk di sebar kepada kapal-kapal yang melewati derah tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut Hery Marantika, SH, M.Si mengatakan telah memberangkatkan satu kapal penyelamat KN 214 Pontianak untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

KN 214 sendiri telah melakukan penyisiran dengan luas area 527 NM.

Dengan telah ditemukannya kesemua korban, Hery pun mengucapkan terima kasih atas bantuan serta dukungan dari potensi SAR, TNI/POLRI, instansi terkait, serta masyarakat.

“Saudara-saudara Kami yang berprofesi sebagai nelayan. Mudah-mudahan sinergitas yang sudah terbangun seperti ini tetap terjaga dan ditingkatkan lagi kedepan, untuk memberikan pelayanan jasa SAR kepada masyarakat Kalbar yang kita cintai ini,” ucapnya. (**)