Saat Mengandung, Ini Perlengkapan yang Dibawa Karolin ke Lapangan

oleh
Karolin saat bersama warga di Ketapang. Foto: Istimewa

PONTIANAK – Sifat pantang menyerah sudah mendarah daging dalam diri Karolin Margret Natasa (36). Di masa-masa lalu, aktivitas lapangan tak pernah ditinggalkan, meski kondisi fisiknya seolah tidak memungkinkan karena sedang mengandung.

Mental baja yang dimiliki Karolin ini membuat banyak orang geleng kepala. Tak terkecuali tokoh pusat PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

Saat mengumumkan pasangan Karolin-Gidot sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat di Lenteng Agung, Jakarta, Megawati sempat menyinggung hal ini. Mega mengenang, pernah meminta Karolin untuk pulang dan beristirahat saja, karena kondisinya hamil besar tetapi masih sibuk kampanye.

Sepintas, Karolin seakan mengabaikan kondisi fisiknya yang tengah berbadan dua, sementara kesibukan lapangan tak kunjung berhenti. Namun sesungguhnya, latar belakang dia sebagai seorang dokter cukup membuat dia menyusun berbagai strategi antisipasi.

“Ketika saya sedang hamil besar dan harus ke lapangan, saya selalu membawa satu koper berisi alat-alat medis yang lengkap untuk menolong persalinan. Sesekali jika harus berkunjung ke daerah yang terlalu jauh dari perkotaan, ada ambulance yang menyertai,” ungkap Karolin.

Selain berbagai peralatan medis itu, dia juga disertai dua orang perawat yang bergantian mendampinginya dalam dua shif. Pendek kata, Karol siap jika sewaktu-waktu terjadi kontraksi dan harus bersalin dalam situasi darurat sekalipun.

“Setiap perawat yang mendapat giliran mendampingi saya, dia selalu berdoa semoga tidak terjadi konstraksi,” kenang Karolin sambil tersenyum.

Berbagai rangkaian kegiatan yang begitu padat namun ditunjang kondisi fisik yang prima, menghilangkan kekhawatiran keluarga besarnya. Dari dua anaknya, tidak ada yang dilahirkan secara darurat saat berada di lapangan. Keduanya lahir dalam kondisi normal di rumah sakit. (*)