LAKI Kalbar Deklarasi Pilkada Damai

oleh

PONTIANAK –  Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kalimantan Barat, Jumat sore (08/06/18), mendeklarasikan Pilkada serentak tahun 2018 damai, di kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Sedikitnya ada sejumlah poin deklarasi yang disuarakan, yakni komitmen menjaga dan mengawal proses demokrasi Pilkada serentak di Provinsi Kalbar, dengan profesional, jujur, adil dan netral.

Menolak dan melawan segala bentuk kecurangan pada Pilkada serentak di Kalbar oleh pihak manapun, membangun sinergisitas dengan semua pihak di bidang pengawasan guna menciptakan Pilkada yang berkualitas, jujur, adil, dan bermartabat.

Selain itu LAKI Kalbar bersama sejumlah elemen masyarakat juga membentuk Lembaga pemantau Pemilu independen Provinsi Kalbar siap mengawal dan mensukseskan pesta demokrasi Pilkada serentak di Kalbar.

Deklarasi Pilkada damai tersebut digelar LAKI Kalbar dan Lembaga Independen Pemantau Demokrasi dalam Fokus Group Discussion dengan tema “optimalisasi peran lembaga swadaya masyarakat pemantau Pemilu Independen”.

“Kami berharap Pilkada serentak tahun 2018 di Kalbar, berjalan aman, sukses dan kondusif tanpa gaduh. Selain itu, kami berharap KPU, Panwaslu dan pihak kepolisian dapat menciptakan itu, dan kami juga siap mengawal agar Pilkada di Kalbar berjalan lancar, aman, kondusif tersebut,” ungkap Ketua DPP LAKI Kalbar, Burhanuddin Abdullah.

LAKI Kalbar juga menyatakan akan mengawal jalannya Pilkada Serentak 2018 mulai dari pemungutan suara hingga pendistribusian surat suara yang telah dicoblos hingga sampai ke KPU untuk direkapitulasi.

Deklarasi Pilkada Damai yang digelar LAKI Kalbar diapresiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan barat. Menurut Plt Kepala Biro Pemerintahan Sekda Provinsi Kalbar, Yohanes Budiman, pemerintah bersama KPU, Panwaslu, Polri dan instansi terkait lainnya tidak sendirian dalam mensukeskan Pilkada serentak tahun 2018.

“Kegiatan ini sangat berkualitas, dan kami berpesan agar semua pihak untuk mewaspadai penyebaran fitnah dan hoaks di media sosial. Kondisi Pilkada akan aman apabila semua berhenti untuk menyebarkan hoaks,” pungkasnya. (gin)