Tunjang Akses Industri Pariwisata, Karolin Akui Bandara Sangat Diperlukan

oleh
Calon Gubernur Kalbar nomor urut 1, Karolin Margret Natasa. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Industri pariwisata akan terus bertumbuh. Untuk itu, diperlukan sarana pendukung seperti akses yang mempermudah wisatawan untuk datang ke daerah-daerah yang memiliki potensi wisata di Kalimantan Barat.

“Pembangunan bandara, salah satunya,” kata Calon Gubernur Kalimantan Barat dr. Karolin Margret Natasa.

Ia mencontohkan, wilayah Kota Singkawang, Bengkayang, dan Sambas. Tiga wilayah ini mesti memiliki bandara yang memadai agar lalu lintas orang dan barang bisa lebih efektif dan ekonomis.

“Potensi yang besar ini tentu harus terus dioptimalkan, sehingga bisa menjadi bagian yang penting dalam pembangunan ekonomi Kalbar lebih baik ke depan,” kata Karolin.

Menurutnya, pembangunan bandara ini menjadi sangat penting karena dapat menunjang industri wisata yang ada di Singkawang, Bengkayang, dan Sambas.  Bandara akan memperpendek jarak tempuh pada objek-objek wisata pada tiga daerah tersebut.

Selain itu, pembangunan bandara tersebut juga akan lebih memudahkan akses menuju Bengkayang dan Sambas yang tentu juga mendorong percepatan ekonomi di dua wilayah itu.

“Jika bandara ini bisa dibangun, tentu pertumbuhan ekonomi di tiga wilayah ini bisa lebih baik ke depan. Ini yang tentu harus kita dorong, jika dipercayakan masyarakat Singbebas untuk memimpin Kalbar ke nantinya,” kata Karolin.

Sejauh ini, kata Karolin, industri pariwisata di Singkawang sudah tumbuh dengan baik, bahkan sudah menyumbangkan devisa bagi kas daerah dan negara. Tentunya hal itu harus didorong terus, agar potensi wisata yang ada semakin baik.

Saat ini, Kalbar sudah memilik sejumlah bandara, di antaranya, Supadio yang sudah bertaraf internasional, Sintang juga sudah memiliki bandara yang representatif. Sementara Kapuas Hulu dan Ketapang juga sudah memiliki bandara, yang perlu dioptimalkan lagi sehingga bisa lebih representatif. Nahl wilayah Singkawang, Bengkayang, dan Sambas perlu ada bandara yang representatif untuk mempermudah akses lalu lintas orang dan barang. (*)