Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor Belum Sesuai Harapan

oleh

MUARA TEWEH – Pajak merupakan sumbangan untuk pembangunan daerah. Besarnya pajak juga sangat mempengaruhi jalannya pembangunan dari semua sektor.

Karenanya pajak harus dibayar sesuai dengan ketentuan dan harus tepat waktu, agar realisasi pendatapan dapat secara maksimal dimanfaatkan.

Kepala UPTD Samsat Muara Teweh, Meira saat ditemui wartawan, Senin (04/06/18) mengatakan, pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu penyumbang pembangunan untuk saat ini. Dimana porsi untuk pembagian 60 persen untuk daerah dan 40 persen provinsi.

Namun untuk penagihan pajak kendaraan bermotor pada akhir Mei 2018 dianggap masih belum sesuai dengan harapan,  sebab realisasinya hanya sekitar 36 persen. Harusnya pada bulan Mei sudah terealisasi sekitar 42 persen.

“Harusnya pada bulan Mei sesuai dengan ketentuan yang angkanya lebih besar. Tapi pada kenyataannya,  masih dibawah harapan,” kata Meira.

Menurutnya, timbulnya kesadaran masyarakat akan kewajiban membayar pajak tentu saja sangat mempengaruhi besar kecilnya pendatapan daerah. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbah kepada masyarakat agar membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu, sehingga tidak terjadi denda.

Sebab bila keterlambatan, maka akan dikenakan denda sesuai dengan ketentuan. Bahkan, bila waktu lama denda juga lebih besar. Karenanya sosialisasi tentang kesadaran membayar pajak kendaraan sangat perlu dilakukan. Hal ini, tidak lain guna mengingatkan pentingnya akan kewajiban.

Menurut Meira, saat ini tagihan pajak kendaraan bermotor memang sangat besar, selain itu ada juga pajak alat berat, akan tetapi karena berkurangnya operasi sejumlah perusahaan tambang, jumlahnya sangat mempengaruhi pendapatan pajak alat berat, khususnya di Kabupaten Barito Utara.

Untuk saat ini tambah dia, sebagai orang baru di samsat Muara Teweh, tentu saja ingin mengetahui lebih jauh akan potensi pajak disetiap wilayah. Sebab bukan saja perkotaan akan tetapi hingga kecamatan.

“Kita juga berharap dengan sosialisasi dan melalui media massa,  nanti kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor lebih meningkat,” pungkasnya. (bani)