Mantan Bupati Mempawah Nilai Pasangan KaDo Layak Pimpin Kalbar

oleh

PONTIANAK – Mantan Bupati Pontianak (saat ini menjadi Kabupaten Mempawah), Cornelius Kimha mengatakan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, Karolin-Gidot memiliki modal lengkap untuk memimpin Kalbar.

“Dari tiga pasangan calon yang maju pada Pilkada Kalbar, pasangan Karolin-Gidot merupakan yang paling siap, karena mereka sudah memiliki modal lengkap untuk memimpin Kalbar,” kata Kimha, saat menghadiri kegiatan deklarasi DAG di Ponianak, Senin (04/06/18) malam.

Kimha menjelaskan, pengalaman Karolin selama dua periode menjadi anggota DPR tentu memberikannya kemampuan dalam melihat berbagai peluang dalam mendapatkan bantuan pembangunan dari pemerintah pusat.

“Saya rasa ini sangat penting karena untuk membangun Kalbar yang luas, tentu tidak bisa mengandalkan PAD dan butuh bantuan dari pemerintah pusat. Sosok Karolin tentu memiliki link di kementerian dan DPR yang cukup banyak, karena pernah menjadi anggota DPR dan ini tidak dimiliki kandidat lain,” ungkapnya.

Selain itu, katanya, dalam membangun Kalbar, ketiga pasangan calon yang akan maju pada Pilkada Kalbar semuanya masih belum memiliki pengalaman untuk menjadi Gubernur.

“Namun, untuk Karolin, dia memiliki pondasi berupa guru politik yang tak lain adalah ayahnya sendiri, Cornelis yang merupakan mantan Gubernur Kalbar selama dua periode. Paling tidak, ketika ada masalah, Karolin bisa langsung berkonsultasi dengan guru politiknya,” tuturnya.

Sementara itu, kata Kimha, disisi pemerintahan, pasangan Karolin, yakni Suryatman Gidot memiliki pengalaman yang cukup matang karena pernah menjadi anggota DPRD Bengkayang, pernah juga menjadi wakil Bupati Bengkayang dan terakhir menjadi Bupati Bengkayang selama dua periode.

“Dengan pengalaman keduanya ini, menjadi kolaborasi yang sangat baik, sehingga ditangan mereka berdua, saya yakin, proses pembangunan di Kalbar bisa terus dilanjutkan,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya meyakinkan masyarakat Kalbar untuk tidak ragu untuk memilih pasangan ini, karena diyakininya Karolin-Gidot bisa membawa Kalbar lebih baik ke depan.

“Perlu diketahui, saya bukan anggota partai, saya independen. Apa yang saya sampaikan ini merupakan pandangan politik saya berdasarkan analisa dari kemampuan yang dimiliki Karolin-Gidot,” tandas Kimha. (*)