Warga Sintang Sambut Antusias Baksos Baguna dan Relawan Karolin-Gidot

oleh
Baksos Baguna DPD PDIP Kalbar di Kabupaten Sintang. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat bersama tim relawan Karolin-Gidot memberikan pengobatan gratis untuk 2.208 orang masyarakat yang ada di Kabupaten Sintang.

“Kami dari Baguna DPD PDI Perjuangan Kalbar kembali menggelar bhakti sosial pengobatan gratis untuk masyarakat, di mana kali ini kita memfokuskan pengobatan gratis di Kabupaten Sintang,” kata Ketua Baguna DPD PDI Perjuangan Kalbar, Angeline Fremalco di Pontianak, Kamis (31/05/18).

Menurutnya, untuk bhakti sosial pengobatan gratis di Kabupaten Sintang dilaksanakan dari tanggal 28 sampai 29 Mei kemarin dengan total lima titik lokasi pengobatan gratis.

“Adapun rincian kegiatan yang kita lakukan di Sintang pada tanggal 28 Mei antara lain, di Dusun Mansik Desa Merti Jaya Kecamatan Tempunak Sintang dengan jumlah 563 orang Dusun Arai Desa Jaya Mentari Kecamatan Tempunak, sebanyak 472 orang, dusun Tembak Desa Gorong Mali Kecamatan Tempunak sebanyak 368 orang,” tuturnya.

Kemudian, pada tanggal 29 Mei 2018 kegiatan dilaksanakan di Dusun Melimbuk Desa Kupan Jaya Kecamatan Tempunak dengan jumlah 346 oran Dusun Pintas Baru Desa Pulau Jaya Kecamatan Tempunak dengan jumlah  297 orang.

“Total keseluruhan orang berobat di Kabupaten Sintang di 5 titik dari tanggal 28 sampai 29 Mei 2018 berjumlah 2.028 orang,” lanjutnya.

Angeline mengatakan, pengobatan gratis tersebut merupakan salah satu bentuk program layanan publik yang terus dilakukan oleh PDI Perjuangan kepada masyarakat.

“Kami juga ingin masyarakat Kalbar ke depan bisa memiliki derajat kesehatan yang lebih baik agar bisa lebih produktif dalam partisipasi membangun Kalbar,” ujar Angeline.

Dirinya turun langsung ke lapangan dan melihat langsung kondisi masyarakat serta melayani mereka langsung. Dari hasil pantauan langsung ini, akan disampaikan kepada calon Gubernur Kalbar, Karolin-Gidot untuk menjadi bekal saat memimpin Kalbar nanti.

“Dengan demikian, kita bisa merasakan dan mendegarkan langsung keluhan masyarakat, sebagai bekal bagi pasangan Karolin-Gidot dalam menjalankan program pemerintahan Kalbar  nanti,” pungkasnya. (**)