Warga Sambas Harapkan Karolin-Gidot Pimpin Kalbar

oleh
Hilda Thawila, Sekretaris Divisi Kominikasi Publik DPP Partai Demokrat. Foto : Istemewa

SAMBAS – Dunia pendidikan khususnya di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian khusus terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Utamanya, nasib para guru honorer yang hingga kini masih belum jelas akan status mereka sebagai pegawai negeri.

Hadir dalam kampanye dialogis Calon Wakil Gubernur nomor urut dua Suryadman Gidot, di Hotel Sambas Indah, Kabupaten Sambas, Kamis (31/05/18), Sekretaris Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Hilda Thawila mengakui jika aspirasi tersebut didapat dari masyarakat Kabupaten Sambas.

“Beberapa di antaranya adalah untuk dapat memperhatikan nasib guru honorer yang ada di Kabupaten Sambas,” ungkapnya, Jumat (01/06/18).

Menurutnya, masih terkait dengan aspirasi yang disampaikan oleh 214 orang dari 17 kecamatan di antaranya di Kecamatan Semparok dan Tekarang, bahwa Bupati Sambas telah mengeluarkan SK terkait guru honorer. Namun hal itu sama sekali tak berpengaruh bagi nasib pahlawan tanpa tanda jasa, para guru.

“SK Bupati sudah ada namun tidak berpihak sama sekali ke para guru honorer,” katanya

Hilda menjelaskan bahwa seluruh masyarakat Sambas berharap akan adanya pengangkatan guru honorer terutama kepada mereka yang telah belasan bahkan puluhan tahun mengabdi kepada negeri.

“Masyarakat meminta perhatian terutama kepada para guru honor yang puluhan tahun mengabdi untuk segera diangkat,” ucapnya.

Ia menambahkan jika masyarakat Kabupaten Sambas menolak guru yang didatangkan pemerintah dari luar Kalbar dan meminta wakil rakyat termasuk kepada paslon nomor urut 2 untuk memperhatikan nasib guru honorer agar memprioritaskan guru honorer dalam program menengah dan jangka panjang saat memimpin Kalbar pada lima tahun kedepan.

“Mereka sangat berharap kepada seluruh wakil rakyat termasuk kepada paslon nomor dua untuk memprogramkan guru honor menjadi prioritas sehingga nasib guru honorer tidak memprihatinkan seperti saat ini,” pungkasnya. (**)