SMP Karya Santo Gabril Gelar Reuni Emas

oleh

SEKADAU – Reuni akbar SMP Karya Santo Gabriel Sekadau dari tahun 1968-2018 berjalan lancar. Acara yang digelar di aula SMP Karya Santo Gabriel itu dihadiri oleh 500 orang alumni dari berbagai wilayah Kabupaten Sekadau maupun dari luar Sekadau, Jumat (01/06/18).

Tampak hadir Bupati Sekadau, Rupinus didampingi Wakil Bupati Aloysius, Kepala Paroki Pastor Kristianus, Plorus dan Stepanus Masiun sebagai narasumber seminar. Dan seluruh almuni SMP Karya Sekadau.

Dalam paparanya, pastor kepala paroki Cristianus, CP mengatakan peran penting sekolah Katolik di era tahun sebelumnya. Terbukti, muncul generasi yang intelek seperti sekarang adalah bukti nyata peran sekolah Katolik masa silam.

“Sebagai ketua Yayasan, dirinya mengajak semua almuni untuk bersama-sama memajukan SMP Karya Santo Gabriel agar bisa bersaing dengan sekolah lain.
Misalnya, dari segi teknologi dan pasilitas yang di miliki,untuk menambah minat para siswa agar mau sekolah di SMP karya ini,” ajak Pastor

Stepanus Masiun mengatakab, semua harus menjadi diri sendiri. Jika sebagai orang dayak harus seratus persen orang dayak, kalau orang Tionghwa harus seratus persen menjadi orang Tionghwa dan juga harus seratus persen menjadi orang Indonesia.

“Jika ingin maju kita harus menjadi diri kita sendiri, karena kalau kita malu, maka di jaman milenial ini sangat sulit. Dunia zaman sekarang sudah tanpa batas dan luas, kita harus ikuti zaman ini. Sebab, kalau kita tidak bisa mengikuti zaman ini, maka dapat di pastikan kita semua menjadi kaum yang ketingalan,” kata Masiun.

Ditempat yang sama Bupati Sekadau Rupinus, dalam paparannya mengatakan, Pemkab Sekadau tidak mau menambah unit sekolah baru, namun pemerintah akan mengupayakan sekolah yang ada.

“Kita tidak ingin ada satu sekolah di Belitang yang tidak difungsikan karena tidak ada murid. Jadi, saat ini kita upayakan sekolah yang ada,” kata Rupinus.

Acara yang dikemas dengan sesi tanya jawab ini adalah sebagai upaya pihak yayasan untuk meminta masukan dari para almuni tentang langkah pengelola sekolah kedepan. (sutarjo)