Dukungan H Koyem Terus Mengalir

oleh

MUARA TEWEH – Nampaknya dukungan masyarakat terhadap pasangan H. Nadalsyah (H. Koyem) – Sugianto Panala Putra terus mengalir. Hal itu terlihat jelas saat buka puasa bersama masyarakat di Jalan Bangau, Kota Muara Teweh, Rabu (30/05/18).

Buka puasa bersama sekaligus temu warga dalam acara kampanye dialogis ini dihadiri warga yang datang dari berbagai wilayah Kelurahan Melayu dan juga Lanjas, baik laki laki maupun perempuan.

Dalam penyampaian visi misi pembangunan yang sudah dilaksanakan dan juga akan diprogramkan, H Koyem mengaku masih ada program yang perlu pembenahan hingga membawa kesejahteraan bagi seluruh warga Barito Utara.

“Untuk progran lima tahun mendatang, akan dilakukan peningkatan infrastruktur,  pendidikan, kesehatan dan tentu saja perekonomian masyarakat dari segala bidang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan temu warga, H Koyem juga sempat menyinggung jika dirinya yang merupakan kalangan di luar birokrat bisa memimpin Barito Utara, mengingat sebelumnya pemimpin Barito Utara berasal dari kalangan PNS di lingkungan Pemerintahan.

“Mungkin ini adalah sejarah, dimana seorang bupati dari kalangan luar birokrat. Dimana sebelumnya seluruhnya adalah dari pemerintahan,” kata Koyem.

Selain sebagai latar belakang pengusaha, H. Koyem juga dibilang cukup berhasil memimpin Barito Utara, karena empat tahun berturut turut menjadi daerah penilaian dari BPK RI wajar tanpa pengecualian.

“Walaupun saya sedang cuti, tapi kabar diperolehnya Wajar Tanpa Pengecualian yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan hari ini adalah hal yang paling menggembirakan,” katanya.

Dikatakannya, predikat WTP selama empat tahun berturut turut, merupakan buah dari kerja keras instansi di lingkungan pemerintahan. Dan tentunya seluruh ASN. Oleh sebab itu, dengan diraihnya kembali  WTP hendaknya dapat dipertahankan.

Tentu saja dengan program kedepan, disiplin para ASN merupakan hal yang harus dilaksanakan. Karena tanpa kerja keras, mustahil dapat diraih dan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti biasanya sebelum berbuka puasa bersama dengan ratusan warga Kota Muara Teweh, diadakan tausiyah atau ceramah agama. Selesai buka puasa bersama dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah. (bani)