Antisipasi Kenaikan Harga, Ini yang Dilakukan Disperindagkop Sanggau

oleh

SANGGAU – Untuk mengantisipasi kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Sanggau, di saat ramadhan dan mendekati perayaan idul fitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindahkop) Kabupaten Sanggau menggelar bazhar ramadhan 1439 H disejumlah lokasi. Lokasi dimaksud yakni tanggal 31 Mei 2018 di gedung pertemuan umum Kecamatan Kembayan, dan tanggal 2-3 Juni 2018 di Pasar Pujasera Kota Sanggau.

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan menyampaikan bazar murah kali ini menggandeng pelaku usaha yang ada di Sanggau.

“Jadi ini kerjasama antara Perindagkop dengan para pelaku usaha,” katanya, Rabu (30/05/18).

Sementara bahan kebutuhan pokok yang dijual seperti beras, gula pasir, mentega, tepung terigu, susu kemasan, indomie, minyak goreng, gas elpiji, tulang sapi beku, daging sapi beku dan daging ayam beku.

Untuk tulang beku sapi misalnya, harganya Rp40.000 perkilogram, daging sapi beku Rp82.000 perkilogram, daging ayam beku Rp45.000 perkilogram. Kemudian untuk minyak goreng Bimoli kemasan 1 liter Rp14.000 dan kemasan 2 liter Rp27.000.

Selanjutnya minuman sirup, harga Rp10.000 perbotol dan Rp16.000 perbotol. Tepung terigu Rp10.000 perkilogram, indomie 10 bungkus plus susu kaleng cap enak Rp21.000 dan 5 bungkus Rp10.000.

“Khusus untuk membelian gas elpiji 3 Kg seharga Rp17.000 dan Bright Gas 5,5 Kg seharga Rp75.000 wajib membawa KTP. Dan harapan kita, keberadaan bazar murah ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bisa mengurangi beban masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri nanti,” kata Marwan.

Disinggung harga bahan pokok masyarakat di pasaran? Menurutnya masih stabil.

“Untuk harga bahan pokok masyarakat relatif stabil. Memang ada kenaikan, tapi masih dalam tahap wajar,” ujar Marwan.

Ia mencontoh ikan toman, jika sebelumnya Rp55.000 perkilogram kini naik menjadi Rp60.000 perkilogram. Kemudian cabe keriting juga mengalami kenaikan Rp5.000 perkilogram, yang semula Rp40.000 menjadi 45.000 perkilogram.

Namun, Marwan menambahkan ada juga mengalami penurunan harga seperti cabai merah besar, cabai rawit hijau dan cabai rawit merah. Selain itu, bawah putih dan bawang merah juga harganya turun.

“Cabai merah besar yang semula Rp45.000 turun menjadi Rp35.000 perkilogram, cabai rawit hijau yang semula Rp65.000 turun menjadi Rp45.000 perkilogram dan cabai rawit merah yang semula Rp60.000 perkilogram turun menjadi Rp45.000 perkilogram. Begitu juga dengan bawang putih yang semula Rp35.000 turun menjadi Rp25.000 perkilogram dan bawang merah yang semula Rp35.000 turun menjadi Rp30.000 perkilogram,” tuturnya. (indra)