Rasa Takut, Dorong Karolin dan Pemprov Kalbar Usulkan Pembangunan Jembatan Pak Kasih Tayan

oleh
Karolin saat menggelar kampanye dialogis di Kayong Utara. Foto : Istimewa

KAYONG UTARA – Calon Gubernur Kalbar nomor urut dua, Karolin Margret Natasa mempunyai pengalaman menarik ketika berkunjung ke berbagai daerah, saat menjabat sebagai anggota DPR RI.

Pengalaman ini terkuak ketika Karolin melakukan kampanye dialogis bersama masyarakat di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Senin (28/05/18).

“Ketika saya menjadi anggota DPR RI, kalau ke daerah Ketapang dan Kayong Utara lewat darat saya paling takut,” ungkap Karolin.

Ketakutan wanita yang dijuluki Iron Lady-nya Kalbar itu cukup beralasan. Rasa takut itu muncul ketika dirinya bersama rombongan menyeberang di Tayan-Piasak. Sebelum ada Jembatan Pak Kasih Tayan, lalu lintas penyebrangan dilakukan menggunakan kapal Fery.

Karena padatnya lalu lintas yang dilayani menyebabkan harus mengantri. Meski jabatan yang disandangnya setingkat Menteri, Karolin memilih tidak ingin ekslusif dan mentaati aturan yang berlaku oleh pihak penyedia layanan penyeberangan.

“Kalau nyebrang di Tayan menuju Piasak itukan harus ngantri. Karena padatnya lalulintas barang dan orang menyeberang di sana. Kita bisa menginap dan tidur di mobil,” kenang Karolin.

Karena pengalaman itulah dirinya bersama Pemerintah Provinsi berjuang keras mengupayakan pembangunan Jembatan Pak Kasih yang menghubungkan Tayan menuju Piasak dengan melobby Pemerintah Pusat. Perjuangan inilah yang kedepan akan dilanjutkan oleh Karolin bersama Gidot.

“Karena pengalaman itulah kami berjuang melobby Pemerintah Pusat untuk membantu pembangunan jembatan Tayan itu. Kita patut bersyukur, saat ini nyeberang Tayan itu tidak sesulit dulu. Warga dari Sandai atau Nanga Tayap bisa PP ngopi ke Pontianak dengan santai. Perjuangan inilah yang akan saya lanjutkan. Pengalaman ini menjadi cambuk bagi saya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat lepas dari belenggu keterisolasian. Dengan mencoblos Karolin -Gidot pada tanggal 27 Juni mendatang. Kita akan mewujudkan Kalbar Hebat untuk Indonesia,” pungkasnya. (**)