Jamiat Akhiri Hidup dengan Cara Tak Wajar

oleh

SEKADAU – Senin Siang (28/05/18) warga Dusun Sepantak, Desa Sei Ayak 2, Kecamatan Belitang hilir dikejutkan dengan penemuan mayat Jamiat (39) di rumahnya.

Dari pagi sampai siang tak keluar, Jamiat sudah ditemukan jadi mayat dengan seutas tali terjerat di lehernya. Mayat Jamiat ditemukan oleh Udin, adiknya sendiri.

“Saat ditemukan abang saya sudah tidak beryawa lagi. Diduga ia gantung diri, sebab ada tali yang tergantung di lehernya.Tali, tersebut tergantung dilangi-langit rumahnya. Saya datang kerumahnya sekitar 0ukul 11.30 WIB. Sebab, saya heran sudah siang begini dia tak keluar rumah,” kata Udin.

Dirinya heran kenapa almarhum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

“Subuh tadi saya ada manggil-manggil dia untuk makan sahur bersama, karena setiap subuh almarhum biasa sahur bersama di rumah saya, karena kami tetangga, dan rumah kami hanya bersebelahan Jadi, tiap subuh saya pangil almarhum dari rumah saya saja. Dia hanya tinggal seorang diri di rumahnya,” kata Udin.

Almarhum kata Udin sudah memiliki dua orang anak, iapun sudah sejak lama tidak tingal bersama lagi dengan anak istrinya. Karena gangguan jiwa yang ia derita, sehingga anak dan istri enggan tingal serumah dengan almarhum, terang Udin. (sutarjo)