Pemuda Katolik Siap Gandeng OKP Lain Untuk Lahirkan SDM Hebat

oleh
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, dr. Karolin Margret Natasa

SINTANG – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, militan dan berjiwa Pancasila membutuhkan sebuah proses yang panjang serta partisipasi dari berbagai pihak.

“Dalam mencetak manusia yang berintegritas, militan dan memiliki jiwa Pancasila merupakan sebuah proses yang panjang dan mahal. Kita membutuhkan partisipasi berbagai pihak, kesadaran dari semua pihak,” kata Karolin saat menghadiri Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD) Pemuda Katolik Kabupaten Sintang, Kamis (25/05/18).

Menurut Karolin, Organisasi Pemuda Katolik yang dipimpinnya telah berjuang sejak lama mencetak kader-kader yang siap berpartisipasi membangun negara melalui semangat iman seorang Katolik yang berlandaskan ajaran-ajaran Kristus.

“Pelatihan kaderisasi ini merupakan kegiatan rutin dari Pemuda Katolik dimana tujuannya adalah bagaimana kita menciptakan kader-kader yang tangguh dan unggul serta berjiwa Pancasila dan didasari iman Katolik. oleh karena itu untuk menciptakan kader seperti itu, kita membutuhkan tahapan dan proses, salah satunya adalah melakukan pelatihan kaderisasi tingkat dasar ini,” jelasnya.

Karolin yang juga calon Gubernur Kalbar nomor urut dua itu mengatakan, Organisasi Pemuda Katolik merupakan salah satu komponen elemen masyarakat Kalimantan Barat dan siap membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kalimantan barat yang lebih baik dan berdaya saing.

“Pembangunan manusia menjadi fokus Pemerintah Pusat dan daerah untuk saat ini. Pemuda Katolik sebagai salah satu komponen dalam masyarakat siap membantu pemerintah mencipatkan SDM Kalimantan Barat yang berintegritas, unggul dan berdaya saing,” tutur Karolin.

Untuk mendukung program tersebut, lanjut Karolin, Pemuda Katolik siap bergandengan tangan dengan berbagai elemen masyarakat berpartisipasi membangun negeri.

Dia menyatakan, Pemuda Katolik siap bergandengan tangan dengan seluruh elemen bangsa baik itu dari berbagai organisasi kepemudaan lintas agama dan etnis.

“Kita bersatu, bersama-sama membantu apa yang bisa kita persembahkan untuk bangsa dan negara. Kita selalu berkoordinasi untuk menjaga tali silaturahmi dan mempererat tali persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa,” tandasnya. (**)