Kapolres Sanggau Ingatkan Ancaman Terorisme

oleh

SANGGAU – Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan mengingatkan ancaman virus terorisme di lingkungan masyarakat. Untuk itu, Ia meminta masyarakat menjauhi virus – virus tersebut.

“Virus – virus terorisme ini tidak ada di Suriah, tidak ada di Filipina tapi ada di sekitar kita. Kadang – kadang juga makan dan minum bersama kita,” kata Kapolres saat menyampaikan materi kuliah tujuh menit (kultum) shalat taraweh di Masjid Agung Al – Mu’awwanah Sanggau, Kamis (24/05/18) malam.

Dihadapan ratusan jamaah, Kapolres menjelaskan ciri – ciri virus terorisme yang harus diwaspadai. Pertama, tidak adanya rasa nasionisme.

“Ketika ada peringatan hari besar kenegaraan seperti 17 Agustus dia tidak mau menghormati,” katanya.

Kedua, orang yang terserang virus ini selalu menutup diri dari dengan keluarganya.

“Bahkan ada suatu kepercayaan di kalangan mereka apabila orang tuanya tidak sepaham maka dianggap kafir oleh mereka,” tukasnya.

Ciri ke tiga adalah, anti sosial, suka membid’ah bid’ah kan ibadah orang lain,  merasa paling benar, gemar mengkafir – kafirkan orang, intoleran terhadap perbedaan keyakinan, membeci organisasi islam moderat, membenci ulama yang berbeda dengan mereka dab mendukung aksi – aksi ekstremis.

“Semoga apa yang saya sampaikan ini dapat kita pahami sebagai upaya kita bersama agar tidak terjangkit virus – virus terorisme yang tidak hanya berbahaya bagi dirinya sendiri tetapi juga bagi keamanan bangsa dan negara,” harap Kapolres.

Usai menyampaikan kultum, Kapolres di dampingi Kasat Bimas dan Kapolsek Kapuas Menyerahkan Secara Simbolis wakaf Al – Quran kepada pengurus Masjid Agung Al – Mu’awwanah Sanggau yang diwakili Kepala Seksi Urusan Ibadah Masjid Agung Sanggau, H. M. Ghundar di hadapan ratusan jamaah. (indra)