Bulog Sanggau Serap 40,65 Ton Gabah Petani di Jangkang

oleh

SANGGAU – Kecamatan Jangkang di Kabupaten Sanggau ternyata cukup memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan khususnya beras di Kabupaten Sanggau.

Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau terus berupaya menjadikan sektor pertanian ini menjadi sektor yang memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi masyarakat setempat.

“Hari ini kita kembali menyaksikan Pemerintah melalui Bulog Sanggau melakukan serapan gabah petani sebanyak 40.65 ton di Kecamatan Jangkang ini,” kata Kepala Dishangpang Hortikan Kabupaten Sanggau, H. John Hendri disela – sela menghadiri lonching penyerapan gabah yang digagas Kodim 1204/Sgu bekerjasama dengan Dishangpang Hortikan Sanggau dan Bulog Sanggau di Desa Tanggung Kecamatan Jangkang, Kamis (24/05/18).

Hadir dalam lounching tersebut Dandim 1204/Sgu Letkol Inf. Herry Purwanto, Kakansilog Sanggau Suriyansah, Danramil Jangkang serta PPL setempat.

John berharap, dengan kerjasama ini, gabah petani bisa terserap semuanya sehingga petani tidak perlu khawatir lagi akan hasil panen yang mereka peroleh.

“Seperti tahun lalu, sekarang Bulog Sanggau siap membantu. Berapapun gabah yang petani hasilkan pasti dibeli oleh Bulog,” kata John.

Oleh karena itu, John terus mendorong petani meningkatkan hasil pertanian mereka. Pihaknyapun siap membantu petani agar memperoleh hasil yang maksimal.

Sementara itu, Kepala Kantor Seksi Logistik Sanggau Suriyansah menyampaikan saat ini petani di Kecamatan Jangkang sedang menikmati hasil panen.

“Ini adalah saat yang tepat untuk menyerap gabah petani, sebagai upaya pengendalian harga, jangan sampai harga jatuh” kata Suriyansah ditemui disela – sela menghadiri lounching serapan gabah. Gabah yang dibeli petani sebanyak 40.65 ton. Namun pembelian dilakukan secara bertahap.

“Yang ready baru 15 ton, sisanya menyusul Minggu depan”kata dia. Tidak semuanya gabah petani terserap dalam satu hari sebanyak 40,65 ton dijelaskan Suriyansah karena terkendala jalan yang kurang baik, jadi tidak terkumpul semua hari ini,” terang dia.

Meskipun begitu, Ia berkomitmen membeli semua gabah petani sesuai harga yang telah ditetapkan yakni Rp 3 700/Kg gabah kering. (indra)