PLN Sosialisasikan Waktu Operasional 24 Jam di Gunung Timang

oleh

MUARA TEWEH – Menindaklanjuti sosialisasi dan petunjuk dari pihak PLN Rayon Muara Teweh perihal pergantian Kwh pascabayar menjadi Kwh pra bayar sebagai salah satu syarat untuk bisa beroperasionalnya listrik secara penuh selama 24 jam di Wilayah Kecamatan Gunung Timang, maka pihak Kecamatan Gunung Timang, seperti Desa Majangkan dan Payang Ara, telah menyatakan komitmen untuk mendukung dan melakukan sosialisasi terkait informasi dari PLN. Dukungan ini tidak lain untuk perubahan Kwh sesuai dengan apa yang dimaksud oleh PLN.

Kepala Rayon PLN Muara Teweh, Permono Gunawan, Selasa (22/05/18) mengatakan, dalam sosialisasi itu, jika warga tidak merubah Kwh dari pascabayar ke prabayar,  maka waktu operasional hanya mencapai 12 jam saja.

Menurutnya, Kwh prabayar untuk mempermudah para pelanggan dalam membayar tagihan PLN dan tidak dikenai biaya administrasi. Karenanya perubahan ini membantu seluruh pelanggan.

“Memang sebagian sudah ada yang pakai prabayar yang dulunya menggunakan pascabayar,” kata Permono Gunawan.

Dikatakannya, masalah ini memang sepenuhnya berada di Kecamatan. Sedangkan PLN hanya menunggu hasil kesepakatan bersama masyarakat. Karena ini juga penting bagi seluruh pelanggan.

Selain itu masyarakat juga harus siap,  dimana pemakaian hanya 12 Jam setelah akan berubah selama 1x 24 jam. Artinya biaya pembayaran semakin bertambah. Namun PLN yakin dengan adanya komitmen nanti dapat dilaksanakan.

“Kita siap melaksanakannya, asalkan ada komitmen masyarakat untuk mengganti Kwh secara keseluruhan,” tuturnya.

Masalah ini penting untuk membantu masyarakat, terkait pemasangan baru PLN yang menggunakan Kwh prabayar. Hal ini dilakukan agar pelanggan tidak sulit membayar melalui loket dan hanya cukup menggunakan Kwh prabayar. (bani)