Ingat Sosok Cornelis, Warga Pesisir Mempawah Ingin Karolin Pimpin Kalbar

oleh

MEMPAWAH – Tokoh masyarakat Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Memmpawah Iwan Supardi mengajak masyarakat yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Bakau Besar Laut memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut dua, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot.

“Kehadiran Ibu Karolin untuk memenuhi undangan saya, berbuka puasa bersama masyarakat merupakan bukti, jika Karolin dekat dan mau berada di tengah masyarakat,” kata Supardi di Mempawah, Selasa (22/05/18) sore.

Menurutnya, bak buah yang jatuh tidak jauh dari pohonnya, sosok Karolin yang bersahaja sangat mirip dengan ayahandanya yang mau berbaur dengan masyarakat.

“Beliau (Cornelis,red) kami kenal sangat bersahaja, mau datang dan memenuhi undangan dari kami selaku masyarakat. Meski jabatan beliau telah berakhir. Kami menemukan kembali sosok beliau di Ibu Karolin. Pemimpin seperti inilah yang pantas kita pilih,” tutur Supardi.

Diceritakannya kembali, Selama 10 tahun kepemimpinan Cornelis, Masyarakat Desa Bakau Laut telah merasakan pembangunan dari pemerintah provinsi.

“Kami masyarakat Desa Bakau Laut telah merasakan buah pembangunan dari Bapak Cornelis selama menjabat sebagai Gubernur Kalbar. Bantuan yang diberikan bagi rumah ibadah, pondok pesantren dan yayasan telah diberikan oleh beliau bahkan beliau datang menyerahkannya,” ucapnya.

Supardi berharap sosok pemimpin seperti Cornelis dapat kembali hadir dan menjadi pemimpin ditengah masyarakat Kalbar. Pembangunan yang telah berjalan selama 10 tahun dapat terus dilanjutkan.

“Kami ingin pemimpin yang mau mendengar apa yang menjadi keluhan kami dan menawarkan solusi yang kongkrit. Setelah berdialog bersama beliau, kami menyadari sosok Ibu Karolin sangat terbuka terhadap saran dan kritikan. Jawaban yang disampaikannya kepada kami juga sangat realiatis dan jujur. Yang bukan kewenangannya juga telah dipaparkannya sehingga kami sebagai masyarakat puas. Beliau pasti akan menjadi Gubernur Kalbar yang amanah” pungkasnya. (*)