Pemkab Sanggau Gelar Apel Harkitnas dan Hardiknas

oleh

SANGGAU – Apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 digelar di halaman kantor Bupati Sanggau, Senin (20/05/18) pagi. Hadir dalam apel yang dipimpin Sekda Sanggau, A.L. Leysandri itu antara lain jajaran Forkompimda, para Asisten di lingkungan Pemkab Sanggau serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) . Persoalan memajukan kebudayaan nasional menjadi fokus yang diangkat pada apel tersebut. Hal itu dapat dilihat dari tema peringatan Hardiknas kali ini yaitu “Menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan”.

Menteri Pendidikan dalam sambutannya yang dibacakan, Sekda Sanggau menekankan betapa pentingnya memajukan kebudayaan.

“Kita yakin bahwa kebudayaan yang maju akan membuat pendidikan kita kuat. Begitu pula sebaliknya. Jika pendidikan kita subur dan rindang, akar kebudayaan akan lebih menghunjam kian dalam di tanah tumpah darah Indonesia,” katanya.

Karenanya, momen Hardiknas ini ia mengajak menyatukan tekad untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan.

“Disertai niat yang ikhlas serta usaha yang keras tak kenal lelah dalam mengabdi didunia pendidikan,” ujarnya.

Di sisi lain, berupaya menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya dalam hal budaya.

“Sebagaimana diakui oleh salah satu Asisten Direktur Jenderal Unesco, yaitu Fransesco Bandarin, bahwa Indonesia sebagai negara adidaya (super power) kebudayaan. Kita terus menggali kekayaan budaya Indonesia, melestarikan dan mengembangkannya demi terwujudnya Indonesia yang benar-benar adikuasa di bidang kebudayaan,” ungkapnya.

Namun Sekda juga mengingatkan, peringatan kali ini juga harus dijadikan momentum untuk melakukan muhasabah atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah diperjuangkan di bidang pendidikan.

“Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang kedepan atau membuat proyeksi tentang Pendidikan Nasional yang kita cita-citakan. Juga pada kesempatan ini kita perlu merenung sejenak untuk menengok ke belakang, melihat apa yang telah kita kerjakan di bidang pendidikan,” terangnya.

Ditegaskannya, dalam undang-undang sistem pendidikan nasional tahun 2003 BAB I, Pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Atas dasar pikiran itu, pada Hari Pendidikan Nasional 2018 ini kita berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun Pendidikan. Pendidikan yang dihidupi dan disinari oleh Kebudayaan Nasional,” tuturnya. (indra)