Buaya Muncul di Parit Kebayan Jungkat

oleh

MEMPAWAH – Sudah hampir sebulan terakhir, warga parit Kebayan, Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya muara sepanjang 3 meter.

Buaya yang diperkirakan memiliki bobot ratusan kilo tersebut pertama kali ditemukan Doi (32), Warga RT03/ RW15, Dusun Rahadi Usman, Senin (21/05/18).

Kepada awak media Ia menceritakan, jika buaya tersebut biasanya menampakan diri saat pagi hari maupun sore hari, sehingga kemunculan buaya tersebut membuat warga setempat menjadi heboh.

“Jadi, kemunculan buaya di parit pemukiman warga, baru baru ini terjadi semenjak dibabatnya hutan dan pembukaan lahan untuk pembangunan gedung di pinggiran Sungai Kapuas yang berseberangan dengan pemukiman warga,” tuturnya.

Doi memperkirakan karena pembangunan gedung tersebut, seekor buaya muara kehilangan tempat tinggalnya dan merasa habitatnya terganggu.

“Namun selama buaya tersebut tidak mengganggu dan menggigit warga setempat, saya tidak ambil pusing,” katanya.

Sebab dirinya sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat dan pihak BKSDA, jika buaya tersebut disakiti maupun diamankan pihak BKSDA, takutnya akan terjadi konflik antara buaya dan manusia.

“Kita tidak mengetahui berapa ekor jumlah buaya sebenarnya,” tutur Doi.

Sementara Rahmad (47) menceritakan, buaya tersebut paling sering menampakan dirinya jika ada hewan ternak warga yang mati dan dibuang didalam parit, seperti bangkai ayam, bangkai bebek dan lainnya, karena akanĀ  menjadi santapan dan makanan bagi buaya tersebut.

Dia berharap buaya tersebut tidak mengganggu masyarakat sekitar. Hanya saja dengan seringnya kemunculan buaya diparit, anak anak tidak lagi mau mandi berenang seperti biasanya, karena merasa takut dan cemas akan kemunculan buaya tersebut. (hamzah)