Buruh se-Kalbar Rapatkan Barisan Dukung Karolin-Gidot

oleh
Karolin saat menghadiri deklarasi KSBI Kalbar untuk memenangkannya dalam Pilgub Kalbar 2018. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Kalbar memberikan mandat dan akan memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, pada Pilkada Kalbar 27 Juni 2018.

“Melalui deklarasi ini, kami sudah sepakat untuk memberikan dukungan kepada pasangan ibu Karolin dan pak Gidot pada Pilkada Kalbar ini,” kata Koordinator KSBSI Kalbar, Suherman di Pontianak, Sabtu (19/05/18).

Menurut Suherman, dalam mendukung pasangan Karolin-Gidot, kaum buruh sudah melakukan koordinasi dengan KSBSI pusat. Adapun alasan organisasi ini memilih untuk mendukung Karolin-Gidot karena, Karolin sudah berpengalaman selama dua periode menjadi anggota DPR dan sudah sering mengurus permasalahan buruh.

“Bahkan, Kaorlin juga ikut berjuang memperjuangkan hak-hak buruh. Kita juga memilih sosok Kaorlin karena saat menjadi bupati Landak, beliau selalu mendukung kegiatan KSBSI Landak, sehingga kita berharap agar ketika jadi Gubernur nanti, berbagai kegiatan KSBSI Kalbar juga bisa di dukung oleh ibu Karolin, saat menjadi Gubernur nanti,” tuturnya.

Suherman menjelaskan, kenapa KSBSI ikut terlibat dalam politik dan menyatakan dukungan, karena pihaknya ingin memberikan kontribusi suara dan dukungan kepada calon yang kita anggap mampu untuk memimpin Kalbar ke depan.

“Makanya, kita akan mengyukseskan pelaksanaan pilkada Kalbar nanti, dengan menggerakkan kawan-kawan buruh, agar menggunakan hak pilihnya dan mencoblos calon Gubernur nomor urut 2,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa menyatakan dirinya bukan baru kali ini berkoordinasi dengan serikat buruh, karena selama menjadi anggota DPR, dirinya kerap berkoordinasi dan bekerjasama dengan serikat buruh yang ada di pusat.

“Saya sudah sangat sering berhadapan dengan berbagai permasalahan ketenaga kerjaan, sehingga kita juga akrab dengan serikat buruh dan bersama-sama menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi para buruh,” tuturnya.

Karena itu, dirinya tahu betul dengan kondisi itu, sehingga dirinya juga sudah membuat beberapa program ke depan, terkait untuk peningkatan kesejahteraan buruh.

“Jika saya terpilih menjadi Gubernur Kalbar, saya akan memperjuangkan hak-hak buruh dengan melakukan penagwasan terhadap perusahaan dan pihak investor yang mempekerjakan buruh. Tentunya kita akan melakukan hal itu sesuai dengan koridor yang ada yang menjadi kewenangan dari Gubernur Kalbar,” pungkas Karolin. (**)