Polresta Pontianak Kota Amankan Tiga Pelaku Narkoba

oleh
Ilustrasi - Pelaku narkoba ditangkap

PONTIANAK – Sat Resnarkoba Polresta Pontianak, Minggu (13/05/18), sekitar pukul 00.00 wib, menangkap An yang diduga pelaku tindak pidana narkotika di Perumnas III, Kecamatan Pontianak Timur.

Dari tangan terduga, ditemukan sejumlah barang bukti berupa, 1 Buah Plastik Klip Kecil Isi Sabu, 1 Buah Plastik Klip Ukuran Kecil Isi Sabu, 1 Buah Bong, 2 Buah Korek Api, 1 Buah Jarum Kompor, 1 sendok sabu dan 1 kotak rokok.

Menurut Kasat Res Narkoba Polresta Pontianak Kota, AKP Muslimin, penangkapan terduga pelaku tindak pidana narkotika ini berkat laporan dari masyarakat.

“Informasi dari masyarakat ini, ditindaklanjuti oleh anggota Sat Resnarkoba Polresta. Dan memang benar, pada saat diamankan, ada $ barang bukti ditangan pelaku ini,” katanya kepada wartawan, Rabu (16/05/18).

Barang bukti tersebut, 1 paket kecil ditemukan di lantai dan 1 paket lainnya dalam kotak rokok.

Dalam pengembangan kasus lanjut dia, dua terduga pelaku lainnya juga berhasil diamankan di dua lokasi berbeda.

Pelaku lainnya yakni, SH yang diamankan di Jalan Ramin Pontianak Timur dengan barang bukti, 1 Buah Plastik Klip Ukuran Sedang Isi Sabu, 1 Buah Plastik Klip Ukuran Kecil Isi Sabu, 1 Helai Tisu, 1 Lembar Plastik Warna Hitam, 1 Helai Celana Pendek Merk Hidrolik dan 1 Unit Hp Nokia.

Tersangka lainnya yakni RF dengan barang bukti berupa, 1 Buah Plastik Klip Ukuran Kecil Isi Sabu, 1 Buah Tas Warna Coklat, 3 Unit Hp, 1 Unit Motor Honda Kb 6680 Ok, 1 Buah Sendok Sabu dan 1 Kepala Bong.

Dijelaskannya penangkapan keduanya ini setelah pengembangan kasus An. Kedua terduga pelaku narkotika ini dipancing keluar melalui An.

AKP Muslimin mengaku, sempat terjadi kejar kejaran terhadap dua pelaku lainnya, namun kemudian berhasil ditangkap. Keduanya juga tidak dapat mengelak, karena ditemukan barang bukti yang awalnya telah dibuang mereka.

“Ketiga terduga ini dikenakan pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman diatas lima tahun,” pungkasnya. (jon)