Kinerja PLN dan PDAM di Sanggau Sangat Buruk

oleh

SANGGAU – Pejabat sementara Bupati Sanggau Moses Tabah menilai, kinerja PT. PLN (Persero) Cabang Sanggau dan PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau sangat buruk.

“Di mes tempat saya tinggal itu sering mati listrik. Kalau saya ke kamar kecil susah karena lampu mati. Tempat saya itu kata orang banyak hantu walaupun saya belum pernah ketemu, kalau ada apa-apa dengan saya karena listrik mati waktu saya masuk kamar kecil, PLN yang harus bertanggungjawab,” kata Moses saat menyampaikan sambutannya pada acara rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka menghadapi bulan ramadhan dan perkembangan situasi Kamtibmas skala nasional, regional dan lokal di wilayah Kabupaten Sanggau tahun 2018.

Acara yang digelar di lantai I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau pada Rabu (16/05/18) tersebut dihadiri juga Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan, Dandim 1204/Sgu Letkol. Inf. Herry Purwanto, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sanggau, Imam, Pejabat sementara Wakil Ketua DPRD, Hendrikus Bambang, Pimpinan OPD terkait, instansi vertikal, para Camat, Danramil dan Kapolsek se Kabupaten Sanggau.

Pja juga menyoroti buruknya kinerja PDAM Tirta Pancur Ai Sanggau. Ia mengaku kesal karena PDAM belum mampu memberikan pelayanannya kepada pelanggan.

“Padahal air tinggal ngambil jak di sungai kapuas, itupun masih susah. Alasannya mesin rusaklah, kasihan masyarakat dibuat seperti itu, padahal mereka bayar,” ujar Moses kesal.

“Apalagi ini sudah mau puasa, jangan ada lagi listrik mati, air PDAM tak lancar, kalau masih seperti ini masyarakat bisa marah, apalagi matinya pas umat muslim lagi berbuka puasa atau lagi taraweh,” tambahnya.

Sementara itu Kapolres Sanggau AKBP Rachmat Kurniawan mengaku mendapatkan informasi dari masyarakat terkait masih belum maksimalnya kinerja PLN dan PDAM. Memasuki bulan suci ramadhan, Kapolres meminta ke dua perusahaan ini bekerja maksinmal untuk kepentingan masyarakat Sanggau. Jangan sampai mengganggu ibadah ramadhan.

“PDAM itu jangan jadi Perusahaan Daerah Angin Minum karena yang ke luarnya angin bukan air,”  kata Kapolres.

Pun ke pada PLN, Kapolres meminta tidak ada pemadaman di saat puasa ramadhan. (indra)