Negosiasi Pembebasan Lahan di Entikong Macet

oleh

SANGGAU – Macetnya pembebasan lahan sepanjang kurang lebih 5 KM dari batas hingga Desa Entikong, tepatnya Dusun Peripin kembali dipertanyakan.

Ketua Front Pembela Perbatasan yang juga mantan Kepala Desa Entikong, Raden Nurdin kembali menjadi tempat warga mengeluh terkait persoalan tersebut.

“Negosiasi harga inikan macet lagi ni, sampai hari ini sejak rapat terakhir tanggal 04 Mei 2018 belum ada kelanjutannya,” kata Raden Nurdin, Selasa (15/05/18).

Raden Nurdin meminta kepada tim pelaksana yakni dari BPN Sanggau untuk segera merespon segala informasi yang disampaikan oleh tim yang ada di desa dan kecamatan karena mereka selalu menjadi tempat pertanyaan dan keluhan masyarakat.

Raden mendesak, proses negosiasi harus dilanjutkan, karena memang hal itu memjadi keinginan warga terdampak. Dia menjelaskan, dari 22 yang mengikuti negosiasi berdasarkan rapat tanggal 04 Mei 2018, 7 orang menolak dan 15 orang menerima.

“Saran saya, yang setuju ini proses jak dulu, sementara yang belum setuju diikutkan sama dengan yang lain yang juga tidak setuju karena berdasarkan aturan yang tidak setuju inikan harus mengikuti sidang. Kasihan warga yang setuju harus menunggu dalam ketidakpastian,” terangnya.

“Kami minta tim supaya kerja serius, tiidak usah sengaja ngulur waktu – ngulur karena proyek inikan proyek negara dan berimbas kepada kehidupan masyarakat perbatasan,” tambahmya. (indra)