Forum Pemuda Lintas Agama Siap Menangkan Karolin-Gidot

oleh

PONTIANAK – Sejumlah tokoh pemuda dari lintas etnis yang tergabung dalam Forum Pemuda Lintas Agama Pontianak Utara menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pasangan Karolin-Gidot pada Pilkada Kalbar 2018.

“Kami dengan tegas menyatakan sikap dan siap untuk memenangkan pasangan ibu Karolin Margret Natasa dan pak Suryatman Gidot,” kata David, perwakilan Forum Pemuda Lintas Agama Kecamatan Pontianak Utara, Senin (14/05/18).

Menurutnya, Pilkada Kalbar, bukan soal memilih pemimpin agama, namun memilih kepala pemerintahan yang diharapkan dapat membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi kalau ada masyarakat yang masih menentukan pilihannya berdasarkan agama, suku atau status tertentu, diharapkan untuk bisa lebih bijak lagi. Dalam memilih pemimpin, tentu kita harus melihat track record-nya dan komitmennya untuk memimpin Kalbar,” jelasnya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Kecamatan Pontianak Utara lainnya, Rosi mengatakan, terkait hal itu, mereka melihat catatan perjalanan politik dua pasangan ini sudah sangat lengkap dan bisa saling melengkapi atara satu sama lain.

“Ibu Karolin ini seorang dokter dan sudah memiliki pengalaman tidak sedikit di Politik dan kita tahu karoer politiknya juga sangat cemerlang karena menjadi anggpta DPR dengan perolehan suara terbanyak di Indonesia dan selalu turun ke lapangan dalam menanggapi keluhan masyarakat,” ungkap Rosi.

Sedangkan Suryatman Gidot merupakan tokoh pendidikan yang juga sudah berpengalaman di bidang politik yang pernah menjadi anggota DPRD Bengkayang, kemudian menjadi Wakil Bupati Bengkayang dan saat ini menjabat sebagai Bupati Bengkayang dua periode.

“Dengan pengalaman kedua tokoh ini, tentu tidak ada alasan lagi bagi kita untuk memilih dan memenangkan pasangan ini, karena kami yakin, pasangan ini yang paling layak untuk memimpin Kalbar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, mereka juga menyatakan mengecam keras aksi terorisme yang terjadi di Surabaya sehingga mereka mengajak kepada semua masyarakat untuk merapatkan barisan untuk memerangi aksi teror yang dilakukan sekolompok orang tidak bertanggung jawab. (**)