Buat Status Singgung Teror Bom, DPRD Kalbar Desak Oknum ASN Ditindak Tegas

oleh
Darso, Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Kalbar. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat Darso, menyesalkan sikap sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang justru memperkeruh suasana dengan membuat status di akun facebooknya, terkait rentetan aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur dua hari terakhir.

“Kita sebagai wakil rakyat sangat menyesalkan ulah segelitir oknum ASN yang justru semakin mengeruhkan suasana, dengan membuat status di media sosial pribadinya, yang mengandung unsur ujaran kebencian,” katanya di Pontianak, Senin (14/05/18).

Darso mendesak pimpinan dari ASN yang bersangkutan segera memberikan sanksi. Meski kasus tersebut saat ini, sudah ditangani oleh pihak yang berwajib.

“Kami berharap polisi mengusut tuntas, apa motif dan alasan para abdi negara itu membuat status yang demikian. Kita juga mendesak agar pimpinan mereka segera memberikan sanksi, ini sudah melanggar undang-undang dan sumpah janji seorang ASN,” lanjut Darso.

Disamping itu, Darso juga mengungkapkan, jika dampak negatif dari celotehan oknum ASN terkait teror bom bunuh diri yang jelas-jelas dilakukan oleh kelompok teroris yang terorganisir dan profesional, sangat buruk jika dibiarkan.

“Inikan (teroris) sudah menjadi konsen semua negara bukan hanya Indonesia. Jadi semua pemimpin dunia komit untuk perang melawan teroris. Jika kejahatan ini dikaitkan dengan isu politik dalam negeri dan lainnya, menurut saya pemikiran seperti itu sangatlah dangkal dan tidak bermoral. Tidak pantas, apalagi diungkap oleh ASN, yang harusnya bisa menjadi pemersatu bangsa,” jelasnya.

Terkait aksi teror yang terjadi di Kota Surabaya dua hari berturut-turut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalbar daerah pemilihan Kabupaten Sambas ini, mendukung aparat kepolisian menuntaskan kasus kejahatan kemanusiaan tersebut.

“Ini kejahatan yang sangat keji. Kita mengutuk dan mendorong Polisi agar menangangi kasus ini dengan profesional. Apapun harus dilakukan untuk menjaga keutuhan NKRI serta menjamin warga negara hidup aman dan nyaman di negaranya sendiri,” ungkapnya.

Atas nama wakil rakyat, Darso juga turut berduka cita kepada seluruh korban aksi teror bom di Surabaya, baik yang meninggal maupun mereka yang luka-luka.

“Kami turut prihatin untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban dalam kejahatan ini. Baik dari anggota Polri maupun warga sipil. Kita akan tetap bersatu untuk melawan aksi terorisme yang bertujuan mengacaukan stabilitas keamanan dan memecah belah bangsa Indonesia,” pungkas Darso. (**)