Tablik Akbar di Sanggau Berlangsung Meriah

oleh

SANGGAU – Menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1439 H, PHBI bekerjasama dengan BKMT, Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Desa (YPKD) Wakaf Umat Kabupaten Sanggau, Pengurus Masjid Agung Al-Mu’awwanah Sanggau dan Mandiri Syariah pada Minggu (13/05/18) menggelar acara tablik akbar. Acara yang dipusatkan di Masjid Agung Al – Mu’awwanah Sanggau tersebut dirangkai dengan louching YPKD Wakaf Umat.

Hadir dalam tablik akbar tersebut, pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Bogor dan juga pelopor sekolah gratis 15.000 santri, Umi Waheeda, Pjs Bupati Sanggau yang diwakili asisten administrasi umum, H. Joni Irwanto, tokoh Kalbar yang juga pembina YPKD serta anggota DPR RI Dapil Kalbar, H. Sukiman, Dandim 1204/Sanggau Letkol. inf. Herry Purwanto, Kepala Kementrian Agama Sanggau H. M. Taufik, Ketua MUI Sanggau H. Mustafa, ormas islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di Kabupaten Sanggau serta pelajar di Kota Sqnggau. Acara tablik akbar dimulai pukul 07.00 Wib dengan pawai takruf ke liling kota oleh Ormas Islam dan pelajar di Kota Sanggau.

Dalam sambutannya, Ketua BKMT, Fitriati menyampaikan terimakasihnya atas kehadiran Umi Waheeda yang bersedia hadir di Kabupaten Sanggau. Kegiatan tablik akbar ini dikatakan Fitri dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1439 H. Melalui kegiatan ini, Fitri mengingatkan umat muslim bisa mempersipakan diri, baik fisik maupun mental menghadapi bulan suci ramadhan yang penuh kemuliaan.

Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat persatuan dan kesatuan umat dengan tetap menjaga tali silaturahmi serta tidak mudah terkontaminasi dan terprovokasi dengan isu-isu yang mengancam NKRI.

“Kita harus tetap bersatu, jangan terprovokasi dengan isu yang memecahbelah keutuhan bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Sanggau,” pesannya.

Kepala Kantor Kementrian Agama Sanggau, M. Taufik menyambut baik kegiatan ini. Dengan kehadiran ormas islam di Kabupaten Sanggau yang menghadiri tablik akbar tersebut, Taufik menyebut bahwa hal ini bukti kerukunan dan kekompakan antar umat di Kabupaten Sanggau terjaga dengan baik. Dengan modal ini, Ia yakin negara akan semakin maju.

“Kerukunan harus tetap kita jaga. Umat islam harus rukun sesama umat islam apapun alirannya dan apapun ormasnya, umat yang lain juga harus rukun diinternalnya, antar umat beragama kita wajib harus rukun apapun agamanya kita harus rukun,” pesannya.

Pjs Bupati Sanggau yang diwakili Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau H. Joni Irwanto menegaskan menyambut baik kegiatan ini. Ia menyampaikan beberapa hari lagi umat islam akan memasuki bulan suci ramadhan. Ia berpesan agar ramadhan yang akan datang tidak hanya sekedar rutinitas tetapi diharapkan mampu meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

“Anggaplah ramadhan tahun ini ramadhan terakhir yang kita laksanakan. Oleh karenanya khusuklah melaksanakannya, cari keberkahan yang Allah sediakan di bulan suci ini,” pesannya.

Pemerintah Daerah melalui seven brand image Sanggau berbudaya dan beriman serius membangun umat yang ada di Kabupaten Sanggau. Pemerintah Daerah meminta agar YPKD segera melengkapi badan hukum dan Pemerintah Daerah juga siap bermitra dengan YPKD.

“Kami tunggu aksi nyatanya untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Umi Waheeda menyampaikan kisah hidupnya saat memimpin 15.000 santri di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Bogor.

Pada kesempatan itu, Umi yang lahir di Singapura itu juga menceritakan pernikahannya dengan Habieb yang kemudian menjadi suaminya hingga sang Habieb wafat dan mempercayakan dirinya mengelola ribuan santri. (indra)