20 Mei 2018, Pekan Gawai Dayak Siap Digelar

oleh

PONTIANAK – Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat ke 33 tahun, bakal digelar selama lima hari dimulai tanggal 20 sampai 24 Mei 2018.

Event Tahunan tersebut, dipusatkan di Rumah Radakng Jalan Sultan Sjahrir, Kecamatan Pontianak Kota.

Untuk tema tahun ini, “Melalui Gawai Dayak, kita tingkatkan soliditas dan solidaritas sosial, dengan Sub Tema “Seni budaya dayak sebagai perekat hidup berdampingan yang menjunjung tinggi nilai nilai Pancasila dalam bingkai NKRI di Kalimantan Barat.

Menurut Andreas Lani, ketua Panitia Pekan Gawai Dayak ke 33, kegiatan ini merupakan pekan budaya dan agenda pariwisata daerah Kalimantan Barat.

“Tahun ini kita laksanakan lima hari, mulai tanggal 20 sampai 24 Mai 2018,” ujarnya Sabtu (12/05/18) di rumah Betang Jalan Letjen Sutoyo.

Dipersingkatnya pelaksanaan Pekan Gawai Dayak ke 33 ini kata dia,  tentunya sudah melalui berbagai pertimbangan dan kajian dari Panitia terkait situasi dan kondisi di Kalbar.

“Selain agenda politik daerah, yakni Pilkada Kepala Daerah yang juga bertepatan dengan bulan suci ramadhan,” paparnya.

Katanya lagi, Pekan Gawai Dayak ini sudah mendapat izin dari Polda Kalbar tertanggal 3 Mei 2018.

Dalam kegiatan itu lanjut dia, pihaknya bekerjasama baik dengan pihak keamanan maupun unsur unsur masyarakat baik di Kota Pontianak maupun Kalbar umumnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Gawai ini tidak berbeda dengan pelaksanaan pada tahun sebelumnya.

Untuk tanggal 20 Mei, acara pembukaan, pukul 10.00 wib, dan display budaya pukul 13.00 wib sampai selesai dengan rute yang sama.

“Kami mohon dukungan dari berbagai pihak, supaya FGD ini berjalan lancar dan menjadi ajang eksloprasi seni dan budaya dayak di kalimantan barat,” imbuhnya.

Dalam pembukaan Pekan Gawai Dayak 2018 ini, sejatinya akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, namun pihaknya masih menunggu jawaban dari Setneg.

Terkait para tamu, kata Andreas Lani, Malaysia sudah memastikan akan hadir, ditambah dari Madagaskar, Aborigin dan Indian.

“Mudah mudahan Gawai Dayak berjalan dengan aman dan lancar serta menjadi perekat di masyatakat,” pungkasnya. (jon)