Adu Visi – Misi YAS dan PHYO di Debat Kandidat

oleh

SANGGAU – Adu gagasan, ide dan visi misi yang digelar KPU Sanggau dalam acara debat kandidat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sanggau 2018, Sabtu (05/05/18) sekitar pukul 10.20 Wib di Aula Bapenda Sanggau berlangsung aman dan lancar. Paslon YAS mengkritisi kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, sementara PH-YO fokus melanjutkan program kerja yang tertuang dalam seven brand image.

Dalam pengantarnya, Yansen menyampaikan bahwa Sanggau belum bisa dikatakan maju dan terdepan. Dia mencontohkan kondisi infrastruktur yang masih rusak parah, kemudian pelayanan air bersih yang belum terpenuhi, daerah yang belum tersentuh listrik, IPM yang berada di urutan 10 dari 14 kabupaten/kota serta pelayanan publik yang masuk dalam zona merah dan sejumlah hal lainnya yang masih belum tertangani dengan baik.

Yansen juga bertekad menjalankan program kerja dengan menitik beratkan pada program perbaikan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatakn ekonomi kerakyatan. Ia juga mengaku siap mewujudkan nawa cita presiden Jokowi di Kabupaten Sanggau. Oleh karena itu, membangun Sanggau mesti dilakukan dari desa ke kota.

Sementara itu, Paolus Hadi menyampaikan pada periode kedua jika PH-YO terpilih maka mereka akan fokus melanjutkan program seven brand image, melanjutkan ekonomi kerakyatan, melanjutkan sinergisitas pembangunan perbatasan. Dirinya juga menargetkan IPM masuk 5 besar Kalimantan Barat serta berkomitmen lebih melayani masyarakat. Semua itu dibungkus dalam slogan Sanggau Maju dan Terdepan.

Itulah beberapa hal pokok yang disampaikan oleh kedua paslon baik YAS maupun PH-YO dalam pembukaan debat kandidat dihadapan ratusan pendukungnya serta tamu dan undangan yang hadir..

Ditemui usai acara debat, Yansen mengatakan bahwa debat kandidat ini menurutnya berhasil. Ia beserta seluruh simpatisan menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik. Dari segi materi juga sudah sesuai dengan visi misi yang disampaikan sehingga memberi edukasi kepada masyarakat untuk melihat program-program yang ditawarkan.

Menurut dia, masyarakat sudah mengerti mana yang salah dan benar, dan mana yang bohong juga masyarakat sudah tahu. Oleh karena itu, dirinya yakin YAS akan memenangkan Pemilu 2018 dan mampu membawa perubahan yang lebih baik tidak hanya di Kabupaten Sanggau, namun juga di Kalbar bahkan di tingkat nasional.

“Dengan segala kerendahan hati, kami berjuang all out, semuanya kami perjuangankan untuk perbaikan di Kabupaten Sanggau,” tegasnya.

Yansen kemudian menyoroti penyelenggara negara harus mau bersikap netral baik itu KPU, panwaslu, TNI-Polri, ASN, kepala desa dan kepala dusun yang merupakan bagian dari aparatur desa. Berikan sepenuhnya kebebasan kepada rakyat untuk memilih sesuai dengan hati nuraninya.

Ditanya mengenai keyakinannya menang pada pilkada kali ini, Yansen menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat telah hilang terhadap pemerintahan PH-YO dan mereka jarang masuk ke kampung-kampung. Pihaknya sudah memaksimalkan suara rakyat sampai ke pedalaman sekalipun untuk memperjuangkan hak-hak rakyat.

Sementara itu, Paolus Hadi mengatakan debat tersebut memberikan kesempatan bagi dirinya menjelaskan banyak hal yang mungkin belum jelas atau yang mungkin didengar oleh masyarakat berbeda dengan kondisi sebenarnya. Dia mencontohkan soal anggaran. Menurutnya anggaran Kabupaten Sanggau tidak ada masalah.

“Kita sudah melaksanakan pembangunannya. Saya baru tiga tahun periode anggarannya, berarti masih ada dua periode anggaran yang harus dituntaskan. Banyak hal yang mungkin masih menjadi pertanyaan, tetapi hari ini saya senang bahwa kami berdebat dengan elegan. Saya yakin nomor dua lebih unggul,” katanya optimis.

“Saya melihat masih banyak masa yang mengambang, melalui debat ini saya yakin mereka bisa menilai mana paslon yang punya kualitas untuk memimpin daerah ini,” tambahnya. (indra)