5.481 Suara di Sanggau Hilang Dari DPT

oleh

SANGGAU – KPU Kabupaten Sanggau mencoret 5.481 nama Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Sanggau tahun 2018 yang sudah disahkan sebelumnya sebanyak 305.289 pemilih. Dengan koreksi itu, jumlah DPT Kabupaten Sanggau saat ini menjadi 299.956 pemilih.

Dikeluarkannya 5.481 nama dari DPT ini dikhawatirkan Panwaslu Sanggau bisa memicu potensi manipulasi surat suara pada penyelenggaraan Pilkada serentak di Kabupaten Sanggau.

Ketua Panwaslu Sanggau, Inosensius mengingatkan KPU tentang potensi kecurangan yang bisa berujung pada sengketa.

“Sebanyak 5.481 itu klaim dari KPU karena datanya tidak masuk dalam database kependudukan, dan ini datanya dikirimkan ke Ditjen Dukcapil untuk di cek, ini (hasil pengecekan) yang kita tunggu sekarang,” kata Inosensius, belum lama ini.

Ino, sapaan akrabnya menyebut, kecurangan Pilkada seringkali berawal dari validitas data pemilih. Hal ini, dikatakannya, dapat menjadikan hasil Pilkada nantinya bukan manifestasi suara rakyat.

“Potensi tidak tersedianya surat suara ini sangat besar untuk yang 5.481 dan potensi terjadinya kecurangan banyak berawal dari DPT. Dan nanti setelah diketahui hasil, permasalahan DPT ini ada kemungkinan untuk disengketakan,” ujar dia.

Oleh karenanya, Panwaslu meminta KPU segera menyelesaikan persoalan daftar pemilih di Kabupaten Sanggau sebelum pelaksanaan hari pemungutan suara. Selain itu, dikatakannya, KPU juga harus terus melakukan pendataan pemilih yang sampai sekarang belum masuk dalam DPT.

“Kita sarankan supaya KPU lebih gencar mendata masyarakat, terutama warga yang belum masuk dalam DPT,” pesannya. (indra)