Polsek Bonti Gelar Sosialisasi dan Patroli Cegah Karhutla

oleh

SANGGAU – Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, Polsek Bonti pada Kamis (03/05/18) menggelar sosialisasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sosialisasi dengan sistem tatap muka langsung dengan masyarakat ini dinilai lebih efektif karena bisa lebih menyentuh masyarakat.

“Pelaksanaan patroli Karhutla ini sebagai wujud implementasi dari kebijakan Kapolda Kalbar sesuai maklumat Kapolda Kalbar, tanggal 21 Pebruari 2018,” ungkap Kapolsek Bonti, Ipda Rahmad Kartono saat memimpin anggotanya melakukan sosialisasi dan patroli karhutla di wilayah Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau.

Kapolsek menjelaskan, kegiatan patroli dilaksanakan dengan sasaran untuk mengimbau langsung kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan, lahan dan kebun serta tentang bahaya karhutla bagi kehidupan orang banyak serta dampak lingkungan sekitar akibat pembakaran lahan.

Kegiatan tatap muka kepada para petani dan pekebun di wilayahnya langsung dilakukan oleh jajarannya  dengan tujuan, agar larangan membakar dapat langsung diterima oleh warga masyarakat.

“Selain itu juga disampaikan sanksi hukum yang akan diterima oleh si pelaku sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaku pembakaran hutan dapat dikenakan sanksi hukum berupa pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp10 Miliar,” ujarnya.

Rahmad berharap, apabila ada warga yang melihat, mengetahui bahkan menjadi korban karhutla agar melaporkan ke Polsek Bonti atau Koramil Bonti. Selain itu, Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat apabila akan membuka lahan pertanian, jangan membakar lahan dan hutan.

Karena pada masa moderen ini, buka lahan sudah dengan cara alih teknologi yaitu dengan menggunakan alat-alat pertanian yang sudah moderen memberdayakan Petugas Pekerja Lapangan (PPL) Pertanian yang ada di kecamatan.

Saat ini jajaran Polsek Bonti juga sudah memasang baleho berupa imbauan larangan Karhutla dan maklumat Kapolda Kalbar dibeberapa titik diwilayahnya. (indra)