Banjir Bandang Terjang Desa Cenayan Sekadau

oleh

SEKADAU – Banjir bandang kembali melanda Desa Cenayan, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau. Cenayan dan sekitarnya adalah area konservasi, dimana sejak dulu Kecamaatan Nanga Mahap telah ditetapkan sebagai daerah konservasi.

Mirisnya, kini wilayah konservasi sudah terkena banjir bandang. Akibat luapan air sungai Koman, sebab, hutan yang menjadi resapan air sudah mulai gundul akibat pembukaan lahan perkebunan.

Padahal, sejak 20 tahun terakhir ini, wilayah Desa Cenayan tidak pernah mengalami banjir bandang seperti ini.

“Akibat banjir bandang tadi malam, dua jembatan yang menghubungkan Dusun Cenayan dan Dusun Kembian dengan panjang 4 meter roboh. Lalu jembatan utama sungai Koman di dusun Kembian yang panjangnya sekitar 70 meter juga roboh,” kata Natalia, warga Desa Cenayan kepada media, Rabu (25/04/18).

Dikatakannya, banjir yang terjadi pada Selasa malam, sekitar pukul 23.00 WIB datang secara mendadak, sehingga warga panik untuk menyelamatkan diri. Air kemudian menggenangi rumah warga setingi 1,5 meter.

Banjir yang datang tiba-tiba ini membuat warga panik, mengingat air langsung masuk kerumah warga, sehinga warga tidak bisa menyelamatkan barang-barang pribadi mereka. Terutama barang-barang eletronik warga yang teremdam banjir. Bahkan, tempat tidur warga banyak yang hanyut.

“Air yang datang keruh bercampur lumpur. Saya yakin salah satu penyebab terjadinya banjir karena wilayah resapan air sudah gundul akibat hutan yang menjadi penyangga air sudah tergerus, karena pembukaan lahan perkebunan,” katanya mempredeksi. (sutarjo)