UNBK SMP di Sanggau Alami Banyak Kendala

oleh

SANGGAU – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP di Kabupaten Sanggau tahun 2018 dihadapkan dengan berbagai persoalan. Dihari pertama saja, gangguan server dialami siswa peserta ujian. Sementara pada hari kedua diwarnai listrik padam.

“UNBK hari pertama diwarnai gangguan server dan hari ini (kemarin, red) untuk dalam kota berjalan lancar. Ada sedikit kendala di Kecamatan Meliau dan Tayan Hulu, listrik sempat padam sehingga ujian terpaksa tertunda sekitar 40 menit,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Sudarsono di sela-sela monitoring UNBK hari kedua di SMP Negeri 1 Sanggau, Selasa (24/04/18).

Dia mengakui, gangguan server pada UNBK hari pertama tidak hanya terjadi di Kabupaten Sanggau, tetapi juga di sejumlah daerah lainnya di tanah air.

“Gangguan itu di server pusat, sehingga sekolah mengambil langkah pelaksanaan ujian dimundurkan dari jadwal yang sudah ditentukan,” kata Sudarsono.

Meskipun diwarnai berbagai gangguan, Ia berharap, hingga hari terakhir 26 April tidak ada lagi gangguan-gangguan yang dikhawatirkan memecah konsentrasi peserta ujian.

“Kita berharap hingga hari terakhir, ujian berjalan lancar. Tidak ada kendala, jaringan bagus dan listrik juga tidak padam,” harap Sudarsono.

Tahun ini, sebanyak 19 sekolah yang melaksanakan UNBK, 10 sekolah dilaksanakan secara mandiri dan 9 sekolah numpang ke sekolah lain. Sekolah yang menggelar UNBK diantaranya SMP Sugiyo Pranoto Sanggau, SMP Torsina, SMPN 2 Sanggau, SMPN 3 Sanggau dan SMP Assadiyah Kayu Tunu.

Kemudian, SMP Yos Sudarso Parindu, SMPN 1 Bonti, SMPN 3 Bonti dan SMPN 6 Bonti, SMPN 1 Meliau, SMP Bina Bangsa Meliau, Mts Amal Muslim Meliau, SMP Cahaya Harapan, SMPN 1 Tayan Hulu, SMP Kristen Agpe Sosok, SMPN 1 Kembayan, SMP 2 Jangkang dan SMP Bukit Pengharapan.

Menurut Sudarsono, belum semua sekolah melaksanakan UNBK karena terkendala jaringan internet dan fasilitas komputer. Seperti sekolah di Kecamatan Entikong, Noyan dan Mukok.

“Mereka belum siap prasrana, mau numpang ke sekolah lain juga sarana tidak ada, yang utama yakni kendala jaringan internet,” ujarnya.

Sudarsono menambahkan, pihak sekolah membagi pelaksanaan UNBK sebanyak tiga sesi dengan masing-masing waktu yang diberikan sama yakni 120 menit. (indra)