Ternyata.! Kecanggihan Kapal US Navy Milik Angkatan Laut AS Hasil dari Pencurian Teknologi

oleh
Kapal US Navy milik Amerika Serikat. Foto : youtube.com

WASHINGTON – Angkatan Laut Amerika lagi-lagi membuat gaduh setelah beberapa saat sebelumnya melakukan serangan udara bersama Inggris dan Prancis ke fasilitas senjata kimia Suriah serta pangkalan militernya.

Kali ini Angkatan Laut Amerika terlibat dalam kasus yang dianggap sedikit ‘konyol’ yakni pencurian terhadap lisensi perangkat lunak pembuatan kapal dan pemakaian desain kapal tanpa membayar fee kepada pemilik hak ciptanya.

Kasus pertama berhubungan dengan perusahaan perangkat lunak Jerman, Bitmanagement meminta pengadilan federal untuk memeriksa Angkatan Laut yang secara ilegal telah memasang salinan bajakan perangkat lunak pada 93 server dan lebih dari 9.000 perangkat mandiri.

Dengan biaya lisensi sebesar $ 1,35 juta per server dan $ 5.000 per perangkat, Apptricity menghitung bahwa Pemerintah berhutang $ 224 juta kepada perusahaan dengan biaya yang belum terbayar.

Kasus kedua, terkait dengan paten dari FastShip LLC dengan keputusan hakim yang memutuskan bahwa Angkatan Laut AS harus membayar $ 6,5 juta karena telah menggunakan salah satu desain lambung yang dipatenkan FastShip tanpa membayarnya.

Rasanya lucu bila memikirkan Amerika melakukan pembajakan perangkat lunak tersebut karena seperti yang diketahui bersama bahwa Amerika adalah negara yang sangat gencar menegakan DMCA atau hukum hak cipta Amerika. Hal tersebut mirip sebuah pribahasa ‘semut di seberang lautan terlihat, sedangkan gajah di pelupuk mata tak terlihat’ konyol bukan?. (**)