KPU Kota Pontianak Tetapkan DPT 423.786 Pemilih

oleh
Suasana rapat pleno KPU Pontianak. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Hasil rapat pleno terbuka dan penetapan dan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilgub Kalbar dan Pilwako yang digelar KPU Pontianak, Kamis (19/04/18) malam menetapkan jumlah DPT adalah sebesar 423.786 pemilih dalam Pilkada serentak, 27 Juni 2018 mendatang.

Jumlah DPT tersebut kurang 7.545 pemilih dari  jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) yakni 431.331 pemilih.

Ketua KPU Kota Pontianak, Sujadi menyebutkan, jumlah DPT sebanyak 423.786 pemilih  menyebar pada 6 kecamatan di Pontianak, yakni sebanyak 1.274 TPS (Tempat Pemungutan Suara) di 29 kelurahan.

“Jumlah DPT Kota Pontianak itu mengalami penurunan, dari jumlah DPS sebanyak 431.331 pemilih atau berkurang sebanyak 7.545 pemilih dari jumlah DPS hasil coklit sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, berkurangnya pemilih tersebut, dikarenakan ada penduduk yang memiliki data ganda, dan meninggal dunia.

“Proses pelaksanaan coklit oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih cukup panjang yakni sejak 20 Januari hingga 18 Maret 2018,” ujarnya.

Sujadi menambahkan, dalam hal ini, KPU Kota Pontianak juga telah proaktif dan melakukan “jemput bola” untuk melakukan pencoklitan dan termasuk menerima masukan dari masyarakat DPS yang diumumkan, sebelum ditetapkan menjadi DPT.

Tiga pasangan kontestan dalam Pilwako Pontianak, 27 Juni 2018 mendatang, yakni nomor urut satu, Harry Adryanto-Yandi, nomor urut dua, Edi Rusdi Kamtono-Bahasan, dan nomor urut tiga, Satarudin-Alfian Aminardi.

Sedangkan, tiga pasangan kontestan dalam Pilgub Kalbar, 27 Juni 2018 mendatang, yakni nomor urut satu, Milton Crosby-Boyman Harun, nomor urut dua, Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidod dan nomor urut tiga Sutarmidji-Ria Norsan. (**)