Ini Alasannya Sutarmidji Usung Kalbar Baru

oleh
Calon Gubernur Kalbar nomor urut 3, H. Sutarmidji saat menggelar kampanye dialogis di gedung pertemuan umum Sanggau. Foto : Indra

SANGGAU – Calon Gubernur Kalbar nomor urut 3, H. Sutarmidji berkomitmen mewujudkan Kalbar baru. Keinginannya tersebut ia sampaikan saat menggelar kampanye dialogis di Gedung Pertemuan Umum Sanggau pada Jumat (20/04/218) pagi.

Hadir dalam kampanye tersebut para pimpinan partai pengusung, ratusan relawan dan simpatisan.

Sutarmidji menjelaskan kenapa dirinya berkeinginan mewujudkan Kalbar baru.

“Selama ini tidak ada yang bisa dibanggakan Kalbar di pentas nasional. Saya minta yang hadir disini silakan klarifikasi apa yang saya sampaikan, silakan. Tunjukan satu saja yang bisa dibanggakan Kalbar di kancah nasional, pasti tidak ada,” kata Midji menantang peserta kampanye untuk menujukan satu saja keberhasilan Kalbar di tingkat nasional.

Dikatakan mantan Wali Kota Pontianak itu, ukuran keberhasilan Kepala Daerah parameternya jelas.

“Kalau kinerja itu jelas, itu LAKIP Kalbar posisi nilainya B, kemudian SAKIP Kalbar baru B, kecuali Kota Pontianak sudah BB. IPM Kalbar urutan ke 29 dari 34 Provinsi, dan ini yang parah. Urutan 29 dengan nilai 65,88, sementara nasional rata-rata nilainya sudah 70. Artinya, Kalbar masih jauh dibawah nasional,” ungkap Midji.

Untuk menaikkan IPM 1 point saja, kata Midji, butuh kerja keras dan sehebat apapun Kepala Daerah bekerja kalaupun naik paling tinggi 1,5 poin.

“Kita secara nasional ketinggalan 4 poin. Artinya, butuh 3 tahun kerja keras untuk menaikan IPM, itupun secara nasional IPM terus meningkat. Kalau Kota Pontianak sudah hampir 78, sementara Kalbar rata-rata 65,” pungkas dia.

Dengan posisi IPM ke-29, kata Midji, bisa dipastikan Pendidikan di Kalbar bermasalah, kesehatan bermasalah dan infrastrukturnya pasti juga bermasalah.

“Karena variabel penentuan IPM itu adalah pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur,” t