Peran Aktif Propam Berantas Oknum Anggota Polri

oleh

PONTIANAK – Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya upaya meminimalisir segala bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anggota Polri, Propam sebagai subsistem dari Institusi Polri harus berperan secara aktif untuk mendukung setiap kebijakan pimpinan Polri dalam pengawasan internal. Menurut Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Didi Haryono, Bidpropam Polda Kalbar mendapat amanat melaksanakan kebijakan pimpinan Polri.

“Dalam program ke 1, yaitu pemantapan reformasi internal Polri dan program ke 10 yakni penguatan pengawasan serta selaku pengawas program quick wins,” ujarnya usai membuka Rapat kerja Teknis Bid Propam Polda Kalimantan Barat, Kamis (19/04/18).

Selaku Kapolda Kalimantan Barat, ia menekankan kepada seluruh personil Jajaran fungsi Propam Polda Kalbar untuk terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menekan pelanggaran kode etik, tingkatkan profesionalisme penegakan hukum internal Polri dalam rangka mendukung program Promoter.

Tingkatkan Soliditas kesatuan dalam pelaksanaan tugas baik dibidang Operasional, pembinaan maupun pemberdayaan potensi masyarakat, pegang teguh dan laksanakan terus Moto pengabdian Propam.

“Tingkatkan sikap proaktif dan inovatif dalam mengemban tugas kepropaman, serta tingkatkan kewaspadaan dalam pengamanan mako, personel dan bahan keterangan guna mengantisipasi gangguan terorisme,” pesan dia.

Dijelaskannya, dalam Program 100 Hari Polda Kalbar, Tahap pertama dengan penekanan Zero Tolerance di Lingkungan Polda Kalbar pada tahun 2018, hanya terjadi Pelanggaran Kode etik berjumlah 14 personil, Disiplin 29 Personil serta tindak pidana 1 personil.

“Dalam mendukung Program Prometer saya selaku Kapolda Kalbar serta untuk menjaga konsistensi kinerja Polda Kalbar maka dilanjutkan dengan Program Kerja Kapolda Kalbar Jilid II dengan fokus terhadap Bidang Law Enforcement, Transtional Crimes, Bidang Social Maintenance, Public Trustdan Bidang Partnership,” paparnya.

Ia juga mengatakan, penurunan ini terjadi karena keseriusan kita bersama dengan semangat Zero Illegal dan Zerp Tolarance yang ingin menjadikan Polda Kalimantan Barat Berbudaya Kinerja yang Profesional Modern dan Terpecaya.

“Dalam pelaksanaan Rakernis tahun ini para peserta akan mendapatkan materi dan pembekalan tentunya akan menambah wawasan dan cakrawala pandang para peserta dalam pengetahuan, pengalaman, sehingga saya berharap hal tersebut dapat dielaborasi dalam pelaksanaan tugas propam sehingga dapat meningkatkan kinerja yang lebih optimal sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. (jon)