Menkes Resmikan Dua Puskesmas di Perbatasan Kalbar

oleh

SANGGAU – Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek pada Selasa (17/04/18) siang meresmikan gedung baru Puskesmas Entikong dan Puskesmas Balai Karangan di Sekayam, perbatasan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dengan Sarawak, Malaysia.

Dalam sambutannya, saat meresmikan Puskesmas perbatasan, Menkes mengaku terharu dengan berdirinya dua Puskesmas perbatasan tersebut.

“Kalau dulu sebutannya Puskesmas, tapi sekarang boleh kita sebut dengan fasilitas kesehatan layanan primer. Saya terharu dengan selesainya pembangunan dua puskesmas disini. Bisa kita lihat sendiri ini bangunan bagus sekali, ini bukti pemerintah tidak lupa dengan masyarakat perbatasan,” kata Menkes di Puskesmas Balai Karangan, Sekayam.

Dikatakan Menkes, Pemerintah Pusat berkomitmen meningkatkan infrastruktur kesehatan di perbatasan. Pemerintah Pusat ingin menjadikan kawasan perbatasan sebagai etalase yang membanggakan.

“Dan (pembangunan fasilitas kesehatan) ini menjadi tontonan negara sebelah. Saya titip, apa yang sudah dibangun untuk dirawat dan dipelihara sebaik-baiknya,” kata Menkes.

Sementara itu, Pjs. Bupati Sanggau Moses Tabah menyampaikan terimakasihnya atas pembangunan dua puskesmas di kawasan perbatasan ini. Menurutnya, pembangunan dua puskesmas ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kami dari Pemerintah Daerah tentu berterima kasih kepada Pemerintah Pusat atas pembangunan dua puskesmas ini. Inilah jawaban untuk masyarakat yang selalu bertanya-tanya, pemerintah berbuat apa, nah pemerintah sudah berbuat tapi memang tidak bisa sekaligus,” ujar Moses Tabah.

Menanggapi pembangunan dua Puskesmas tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Bambang mengharapkan penguatan pembangunan kesehatan bisa merata dilakukan di perbatasan. Tidak saja di pusat kecamatan namun juga didaerah pinggiran perbatasan.

“Dengan perbaikan gedung Puskesmas ini kita minta nantinya pelayanan tidak terpaku hanya di pusat kecamatan. Kita harap ada program-program yang terus dilaksanakan di desa maupun dusun. Puskesdes ataupun Pustu harus juga ditingkatkan, karena yang butuh pelayanan kesehatan bukan cuma masyarakat disekitar pusat kecamatan,” pesan politisi Golkar itu.

Pemerintah Pusat memperbaiki 27 bangunan puskesmas di Kalimantan Barat, dua diantaranya adalah bangunan Puskesmas Entikong dan Puskesmas Balai Karangan yang diresmikan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek hari ini.

Pembangunan dua puskesmas ini menelan anggaran sekitar Rp 12 Milyar yang diambil dari Dana Afirmasi Kesehatan, Kementerian Kesehatan tahun 2017. (indra)