P4TKI Entikong Gencarkan Sosialisasi PPM

oleh
Tim P4TKI Entikong saat memberikan sosialisasi kepada masyarakat dua desa di Entikong. Foto : Indra

SANGGAU – Untuk memberikan pemahaman kepada para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang hendak bekerja ke luar negeri, P4TKI Entikong melakukan upaya sosialisasi.

Sosialisasi ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai pekerja migran yang aman dan prosedural kepada masyarakat di desa-desa yang berada di kawasan perbatasan Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia.

Koordinator P4TKI Entikong, Roni Firman Ramdani mengatakan, sosialisasi ini dilakukan berturut-turut, mulai dari Desa Pengadang  pada Rabu (11/04/18), dilanjutkan ke Desa Bungkang, Jumat (13/04/18).

Kedua desa ini menjadi target sasaran sosialisasi penempatan dan pelindungan pekerja migran ke luar negeri karena dua desa yang ada di Kecamatan Sekayam ini memiliki perbatasan darat langsung dengan Sarawak, Malaysia.

“Kami terus gencarkan penyebarluasan informasi dan pemahaman kepada masyarakat bagaimana tata cara prosedur dan kelengkapan dokumen untuk bekerja ke luar negeri, disamping itu bagaimana pelindungan terhadap pekerja migran baik sebelum berangkat, saat bekerja hingga kembali pulang ke tanah air,” kata Roni Firman Ramdani.

Roni menuturkan, pemilihan desa ini sebagai target sosialisasi lantaran banyak diantara penduduk desa tersebut yang masih menggunakan pola migrasi tradisional untuk bekerja ke luar negeri.

“Ini memang karakteristik kulturnya begitu, satu rumpun banyak yang masih terikat hubungan darah antar mereka. Kita ingin beri pemahaman supaya mereka ikuti prosedur resmi yang diatur perundangan sehingga mereka memiliki dokumen untuk bekerja, terdaftar oleh pemerintah dan terlindungi sebagai pekerja migran,” ujar Roni.

Dalam sosialisasi ini juga disampaikan soal keberadaan Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (LTSA P2TKLN) di Kecamatan Entikong.

Dikatakannya, LTSA P2TKLN dibangun untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat perbatasan yang ingin bekerja ke luar negeri.

Ditempat yang sama, tokoh masyarakat Desa Pengadang Yohanes Naman menyambut baik  sosialisasi ini.

Naman mengungkap, banyak diantara warga Desa Pengadang yang bekerja di Sarawak hanya menggunakan Pas Lintas Batas.

“Dengan sosialisasi ini pengetahuan kami jadi bertambah,” katanya.

Sementara itu, keberadaan LTSA P2TKLN di Entikong mendapat apresiasi dari Kepala Desa Bungkang, Erzan.

Dikatakannya, LTSA P2TKLN memudahkan warga perbatasan mengurus dokumen ketenagakerjaan luar negeri.

“Kami mengapresiasi keberadaan LTSA P2TKI Entikong yang memudahkan pengurusan dokumen bagi warga perbatasan yang ingin bekerja ke Luar negeri tanpa harus datang ke kantor instansi yang saling berjauhan jaraknya,” tutur Erzan. (indra)