Data Facebook Bocor, Buruan Hapus Delapan Hal Ini

oleh

JAKARTA – Dunia dikejutkan dengan kegagalan Facebook melindungi data penggunanya. Skandal Cambridge Analytica, membuat jutaan data pengguna Facebook bocor!

Cambridge Analytica adalah sebuah perusahaan yang konsultan publik yang memanfaatkan akses terhadap data pengguna Facebook untuk mempengaruhi preferensi pemilih di Pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 2016 yang berhasil dimenangkan oleh Donald Trump.

Atas kejadian ini, Mark Zuckerberg pun mendapat berbagai macam hujatan dari pengguna Facebook di seluruh dunia. Keamanan sosial media ini pun dipertanyakan.

Nggak hanya data pengguna yang ada di Amerika Serikat, data Facebook di Indonesia juga kemungkinan ikut bocor.

Menurut data yang dirilis oleh Facebook, sebanyak 1 juta data pengguna sosial media ini bocor ke Cambridge Analytica. Hal ini menjadikan Indonesia berada di peringkat ketiga setelah Amerika Serikat dan Filipina.

Bahkan sampai-sampai ada beberapa orang yang sudah menghapus akun mereka, agar tidak diambil informasinya oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Buat kamu yang masih mau menggunakan Facebook, buruan deh hapus beberapa hal ini supaya aktivitas sosial mediamu jadi aman!

1. Ulang tahun

Tanggal lahir kamu menjadi kunci buat oknum yang nggak bertanggung jawab, mengakses nomor rekening kamu. Meskipun nomer PIN kamu tidak menggunakan formasi tanggal lahir, tapi tetap saja si oknum bisa melacak nomor PIN dan rekening melalui tanggal lahirmu yang sama dengan data di Bank!

2. Nomor Telepon

Emang sih, lebih gampang untuk mencantumkan nomor telepon di Facebook. Selain untuk memudahkan dalam berbisnis, contact teman-temanmu juga akan langsung terhubung ke sosial media berwarna biru tua itu.

Tapi metode ini sebaiknya dihentikan deh, karena nomor yang satu ini bisa membahayakan jika jatuh ke oknum tak bertanggung jawab.

3. Daftar Teman

Mulai filter pertemanan kamu di Facebook. Remove beberapa teman yang nggak terlalu dekat dengan kamu, apalagi online shop. Hal ini akan memperkecil ruang lingkup datamu tersebar ke beberapa oknum tak bertanggung jawab, yang bisa jadi itu adalah temanmu sendiri!

4. Informasi pendidikan dan pekerjaan

Kalau kamu sudah terlanjur memasang informasi ini, mending cepat-cepat dihapus deh, soalnya bisa membahayakan. Informasi ini bisa digunakan bagi beberapa oknum tak bertanggung jawab untuk melacak keberadaanmu dan melakukan aksi kejahatan. Hiiy seram!

5. Fitur Lokasi

Pada tahun 2015 TechCrunch melaporkan bahwa lebih dari 500 juta pengguna mengakses Facebook dari handphone mereka. Hal ini berarti bahwa nomor handphone pengguna memiliki potensi untuk menyiarkan atau memberitahu lokasi kita secara online. Hal itu pun dianggap sangat berbahaya.

6. Tag Lokasi

Sama kayak fitur lokasi, ketika kamu memberikan tag lokasi di status atau foto yang kamu upload, orang lain akan tahu dimana kamu mengupdate status ini. Karena teknologi udah canggih, mereka pun bisa melacak kamu lewat satelit. Mending jangan terlalu lengkap memberikan lokasi ya.

7. Status hubungan

Selain nomor-nomor identitas yang penting, jangan juga mengumbar status hubunganmu di Facebook. Biarlah orang-orang di sekitarmu saja yang mengetahui status hubunganmu. Jangan sampai oknum tak bertanggung jawab atau seluruh dunia, tahu kalau kamu sudah menjalin hubungan atau masih jomblo.

8. Gambar Boarding Pass

Membagikan momen perjalanan adalah hal yang paling menyenangkan. Tapi jangan sampai kelewat batas ya, apalagi memotret Boarding Pass dengan barcode yang terlihat.

Well, barcode ini bersifat pribadi, rahasia dan hanya dibuat untuk kamu. Jadi kalau barcode ini sampai kesebar, datamu juga akan ikut kesebar.

Intinya, dalam melakukan aktivitas di sosial media, jangan terlalu mengumbar informasi yang sangat pribadi. Meskipun memudahkan kamu untuk urusan bisnis, tetap saja resiko kriminalitasnya juga tinggi. (**)