Polda Kalbar Tangkap Pengepul dan Pencari Sisik Trenggiling

oleh
Sisik Teringgiling. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Dua pengepul dan pencari sisik Trenggiling, Jumat (06/04/18) pukul 11.00 wib, ditangkap anggota Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar ditempat berbeda di Wilayah Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Penangkapan pertama kali dilakukan pada Sug (40) di JNE Tebas di Jalan Tebas Kuala Kecamatan Tebas yang ketahuan membawa sisik Trenggiling sebanyak 2 ons.

Rencananya sisik Trenggiling ini menurut Dirreskrimsus Polda Kalbar, Kombes (POL) Mahyudi Nazriansyah, akan dikirim ke pemesan di Pontianak.

“Dari keterangan Sugianto, bahwa ia mendapatkan sisik Trenggiling tersebut dari Bahram dengan harga Rp700.000,” ujarnya kepasa wartawan, Senin (09/04/18).

Mahyudi mengatakan, informasi dari Sugianto kemudian dikembangkan dan diperdalam untuk mencari keberadaan Bahram, si pencari sisik Trenggiling di Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Di rumah Bahram, lanjut Wahyudi, anggota melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh Ketua RT di Desa Sungai Kelambu.

Dari penggeledahan itu, ditemukan 4 buah bakul rotan yang berisikan sisik Trenggiling sebanyak 3,470 kg, 1 ekor trenggiling sudah mati dengan berat 10 kg, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah bakul plastik, 1 buah buku rekening BRI an. Bahram. Keduanya berikut barang bukti di bawa ke Polsek Tebas.

Terhadap pelaku dapat dipersangkakan UU No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

“Pasal yang dikenakan asalah pasal 40 (2) jo pasal 21 (2) huruf d Dan  Pasal 40  (2) huruf b dengan ancaman hukuman  5 tahun  dan denda paling banyak Rp.100 juta,” pungkasnya. (jon)