Kapolda Kalbar Jenguk Korban Penjambretan

oleh

PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Drs Didi Haryono bersama ibu ibu Bhayangkari menjenguk Melinda (17) yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Antonius, Ruang Antonius No.1 Lantai Dasar, Senin (09/04/18).

Melinda sendiri merupakan korban penjambretan yang terjadi di Jalan Siam Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan, pada Sabtu kemarin. Membawa parcel, mulai dari buah-buahan hingga bingkisan, Kapolda Kalbar bersama ibu-ibu Bhayangkari terlihat begitu prihatin dengan kondisi Melinda saat ini.

Saat itu Melinda yang didampingi oleh keluarga menyambut dengan ramah kunjungan dari Pimpinan tertinggi di Polda Kalbar tersebut.

Kunjungan ini merupakan upaya dari pihak kepolisian untuk memberikan semangat dan motivasi agar korban dapat cepat sembuh dan tidak trauma atas peristiwa yang di alaminya tersebut.

“Semoga Melinda cepat sembuh dan tetap semangat,” ujar Kapolda Kalbar.

Melinda sendiri merupakan seorang anak yatim piatu yang saat ini tinggal bersama bibinya. Ia mencari tambahan penghasilan dengan bekerja di warung bakso.

Infonya, Melinda mendapatkan luka sabetan cukup parah saat mempertahankan HP miliknya yang saat itu dirampas oleh pelaku penjambretan.

Akibat luka sabetan senjata tajam itu, Melinda harus dilarikan ke Rumah Sakit Kharitas Bhakti kemudian dirujuk ke RS Anton Soejarwo hingga akhirnya dirawat di RSU St Antonius.

Melinda terpaksa harus dioperasi akibat luka dibagian kedua belah sikunya dan jari tangan kirinya yang nyaris putus akibat mempertahankan barang miliknya yang dirampas oleh pelaku jambret.

Untungnya dari pihak rumah sakit, menolong Melinda dengan membebaskan segala biaya. Sehingga keluarga dari Melinda tidak perlu repot untuk memikirkan hal tersebut.

Kapolda Kalbar juga memberikan imbauan kepada pelaku penjambretan agar segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

“Kepada pelaku, untuk segera menyerahkan diri, sebelum warga yang memberi informasi kepada kami dan akan kami tindak tegas,” ujar Kapolda Kalbar.

Selain itu, Kapolda juga mengimbau kepada seluruh warga Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak untuk meningkan Sense of Sensitivity. Memperkuat rasa tolong menolong antar sesama. (rilis polda)