Adu Argumen, Ria Norsan Sebut Milton Gagal Mekarkan Kapuas Raya

oleh
Tiga paslon dalam Pilgub Kalbar mengikuti debat publik di Hotel Kapuas Palace, Pontianak. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Debat Publik antar pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur tahap pertama yang diselenggarakan KPU Kalbar diwarnai saling serang dalam bentuk adu argumentasi antar paslon.

Dalam salah satu sesi tanya jawab, paslon nomor urut tiga, Sutarmidji dan Ria Norsan mendapatkan kesempatan mengajukan pertanyaan kepada pasangan nomor urut satu, Milton Crosby dan Boyman Harun.

Pertanyaan tersebut disampaikan oleh calon Wakil Gubernur, Ria Norsan terkait persoalan pemekaran Provinsi Kapuas Raya.

Menurut Norsan, pemekaran tersebut tak kunjung terealisasi dan terkesan gagal.

Seperti diketahui, kedua pasangan calon tersebut sama-sama mengusung isu pemekaran Kapuas Raya dalam program kampanye mereka masing-masing.

Norsan menyebutkan, Milton yang dikenal sebagai inisiator pemekaran Kapuas Raya, oleh sebagian masyarakat dianggap gagal.

Norsan pun menanyakan apa permasalahan yang dihadapi Milton, hingga pembentukan Provinsi Kapuas Raya sampai saat ini belum terwujud.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Milton yang merupakan mantan Bupati Sintang dua periode ini pun menjawab dengan diplomatis.

Menurutnya, apa yang diperjuangkannya selama sepuluh tahun tersebut terbukti sukses melakukan pemekaran desa, dari sebelumnya berjumlah 133, saat ini menjadi 391 desa.

Milton juga menolak disebut gagal dalam pembentukan Provinsi Kapuas Raya.

Saat Ia menjabat sebagai Bupati, sebut Milton, proses pemekaran tersebut tetap dilakukan hingga keluar amanat dari Presiden.

“Pada tahun 2013 yang lalu telah keluar amanat presiden. Persoalan kemauan politik yang merasakan diri agak enggan untuk melaksanakan hal tersebut,” kata Milton.

Milton memastikan, apabila terpilih menjadi gubernur dalam pemilihan 27 Juni 2018 mendatang, pembentukan Kapuas Raya akan tetap menjadi prioritas yang akan dilakukannya. (**)