Dewan Soroti Proyek Pembangunan Jalan di Barito Utara

oleh
Plang kegiatan proyek perbaikan jalan di Barito Utara sudah dipasang, namun pekerjaan belum dimulai. Foto : Bani

MUARA TEWEH –  Ada beberapa ruas jalan di Kabupaten Barito Utara, yang saat ini kondisi jalannya rusak parah, seperti Muara Teweh Benangin,  dan Benangin Lampeong.

Selain itu,  ada juga dari simpang kilometer 34 arah Kecamatan Teweh Timur.

Anggota DPRD Barito Utara yang membidangi pembangunan, H. Abriansyah mengatakan hampir sepanjang jalan,  mulai dari Desa Jambu, Kecamatan Teweh Baru menuju Benangin,  kondis jalannya rusak parah.

“Untuk kerusakan ini, juga diakibatkan banyaknya truk bermuatan melebihi kapasitas,  sehingga jalan mudah rusak. Sementara perbaikan belum dilakukan.  Hal ini pula yang membuat kerusakan lebih parah,” ujarnya, Jumat (06/04/18).

Menurutnya,  untuk tahun ini memang ada beberapa ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah, dan saat ini, sudah dalam tahap pelelangan, bahkan sudah ada ditentukan pemenangnya.

Dikatakannya, hal ini nampak terlihat dari plang kegiatan yang sudah terpasang. Namun kegiatan dilapangan belum dilakukan.  Apalagi kontrak dimulai sejak 12 Januari 2018, sementara kegiatan dilapangan belum ada pekerjaan.

“Harusnya bila sudah ada kontrak jalan dikerjakan,  dan jangan dibiarkan rusak parah,  dimana masyarakat banyak menanggung akibatnya, “tegas politisi PPP ini.

Ia menambahkan,  sesuai dengan kontrak, anggarannya berjumlah sebesar Rp 35 Miliar, yang bersumber dari APBN. Oleh sebab itu, DPRD Barito Utara, juga merasa heran, padahal kontrak sudah ada, namun kegiatan belum dimulai.

Dengan anggaran sebesar itu,  tentu saja harapan masyarakat jauh lebih baik dari sebelumnya, apalagi ini hanya perbaikan ruas jalan.

“Memang untuk saat ini yang kita pertanyakan adalah kapan pelaksanaan di lapangan. Sementara proses penandatangan sudah dilakukan,” pungkasnya. (Bani)