Bangun Patung Ikan Arwana Hingga Rumah Ibadah, Harry-Yandi Berkomitmen Jadikan Pontianak Kota Jasa dan Pariwisata

oleh
Calon Wali Kota Pontianak nomor urut satu, Harry Adryanto saat bersama ratusan mahasiswa di posko pemenangannya, Jalan Ahmad Yani, Pontianak. Foto : Dody

PONTIANAK – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa untuk ketiga kalinya, kembali menyambangi posko pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak nomor urut satu, Harry Adryanto-Yandi di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Jumat (06/04/18) sore.

Kali ini, kedatangan ratusan mahasiswa ini dikoordinir langsung oleh Ketua tim koalisi partai politik, Herman Hofi Munawar, dan diterima langsung oleh pasangan Harry Adryanto-Yandi bersama Ketua tim relawan Tri Budiarto dan Sekretaris tim relawan Amiruddin M Yamin.

Seperti biasa, dalam sambutannya, pasangan Harry Adryanto-Yandi memperkenalkan dirinya sebagai pasangan kontestan yang akan bertarung dalam Pilwako, 27 Juni 2018 mendatang.

Pasangan ini pun, mamaparkan penjabaran visi dan misinya secara garis besar, yakni memprioritaskan untuk memajukan ekonomi, pendidikan, pariwisata, meningkatkan sarana prasarana kesehatan dan mewujudkan Pontianak menjadi kota modern.

“Jika menjadi pemimpin Kota Pontianak kedepannya, kami akan mensejahterakan masyarakat, memajukan pendidikan, pariwisata, membangun rumah sakit umum dikawasan Pontianak Utara, dan mempermudah kepengurusan BPJS bagi warga yang tidak mampu,” ujar Harry Adryanto saat berdiskusi dengan ratusan mahasiswa di posko pemenangan, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Jumat (06/04/18) sore.

Dalam sesi tanya jawab, Ahmad Riski, salah seorang mahasiswa menanyakan tentang program-program yang menjadi unggulannya, apabila terpilih menjadi pemimpin Kota Pontianak kedepannya.

“Apabila terpilih menjadi Wali Kota Pontianak, apa program-program yang menjadi prioritas bapak?,” ujar Riski.

Sementara itu, Umar, mahasiswa yang juga mengikuti diskusi, menanyakan tentang cara yang dilakukan oleh pasangan Harry Adryanto-Yandi, untuk membangun masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuat Kota Pontianak memiliki potensi destinasi wisata, yang dapat menjadi daya pikat bagi para wisatawan.

“Banyak sekali program-program unggulan yang menjadi skala prioritas Kami, terutama Kami akan membangun destinasi wisata bertaraf internasional, yakni pariwisata air ditepian sungai kapuas, sehingga dapat menarik minat para wisatawan nusantara maupun manca negara untuk datang berkunjung ke Pontianak,” ujar Harry Adryanto.

Ia menjelaskan, dengan dibukanya destinasi wisata itu, otomatis akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak, karena akan ada pembukaan lapangan pekerjaan secara besar-besaran.

“Tempat wisata itu, nantinya akan menyerap ribuan pekerja, dan yang lebih diprioritaskan adalah warga Pontianak,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pasangan Harry Adryanto-Yandi pun akan membangun patung ikan Arwana, yang nantinya akan dijadikan ikon untuk Kota Pontianak.

“Seperti di negara Singapura itu kan ikonnya patung singa, dan di Pontianak nanti, ikonnya patung Arwana, dengan dibangunnya patung itu, wisatawan pun dapat  berfoto maupun swafoto, dan hasil jepretannya akan mereka sebarkan ke media sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, membangun kebersamaan diantara masyarakat multi etnis di Kota Pontianak, yang harus diutamakan adalah keadilan, khususnya dalam perayaan tahun baru Islam nantinya, akan diperingati semeriah mungkin, sama seperti perayaan Cap Go Meh.

Untuk memeriahkan perayaan tahun baru Islam, Ia akan menggelar festival besar-besaran berhadiah Umrah, yang akan melibatkan paguyuban, RT/RW serta tokoh-tokoh masyarakat maupun instansi terkait.

“Saya akan menggelar festival besar-besaran, seperti festival meriam ditepian sungai kapuas, dan pagelaran budaya multi etnis yang ada di Pontianak,” ujarnya.

Saat ini, Pontianak adalah Kota Jasa, namun Ia berjanji, dengan kepemimpinannya nanti, akan menjadikan Pontianak sebagai Kota Jasa dan Pariwisata.

Untuk mewujudkannya, Harry mengungkapkan, selain membangun pariwisita air dan patung ikan arwana, Ia juga akan membangun megah rumah Ibadah milik setiap agama yang ada di Pontianak.

“Saya akan membangun rumah ibadah seperti klenteng, gereja dan masjid,” ujarnya.

Dihadapan ratusan mahasiswa, Harry pun berpesan agar mahasiswa selalu pro aktif dan berusaha untuk mengembangkan wawasan maupun pengetahuan, terutama dengan memperbanyak belajar, dan melihat perkembangan informasi melalui media online, televisi dan cetak.

Harry juga mengajak agar mahasiswa dapat menjadi generasi penerus yang berguna bagi masyarakat serta daerahnya, dan jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. (Dody)