Petani Selalong Nyatakan Dukung Karolin – Gidot

oleh

SEKADAU – Dukungan untuk pasangan Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot (Karolin-Gidot) terus mengalir. Kali ini datang dari sejumlah petani di Selalong Kabupaten Sekadau. Mereka menyatakan siap mendukung pasangan nomor urut 2 itu di Pilgub Kalbar 27 Juni 2018 depan.

“Kami mendukung Karolin-Gidot untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar. Pasangan ini mampu dan yang paling siap di antara pasangan lain. Saya pernah ketemu Bu Karolin sekali waktu beliau kampanye dialogis di Gedung Kate-ketik. Beliau memiliki program jelas untuk kesejahteraan petani,” kata Markus, petani Selalong didampingi sejumlah petani lainnya, Kamis (05/04/18).

Mereka menilai kalau sosok pasangan Karolin-Gidot sangat peduli pada petani.

“Beliau orang kampung dan terlahir dari keluarga sederhana, keduanya pasti sangat paham dengan kondisi warga seperti kami yang petani ini,” tambah Markus lagi.

Setiap turun kampanye, Karolin-Gidot selalu bertemu dengan kelompok petani. Di sini membuktikan bahwa pasangan nomor urut 2 itu sangat dekat petani. Seperti tidak berjarak, antara petani dengan Karolin-Gidot. Dekatnya petani dengan Karolin maupun Gidot bisa dibuktikan dalam eksistensinya dalam politik.

“Karolin dua periode jadi anggota DPR RI. Suaranya nomor satu nasional. Sebagian besar pemilihnya adalah petani. Ini bukti nyata. Begitu juga Pak Gidot, dua periode jadi Bupati Bengkayang. Pemilih terbesarnya adalah kalangan petani,” beber Markus.

Para petani di Selalong berharap Karolin-Gidot lebih intensif lagi menperhatikan nasib petani. Para petani berharap mendapatkan kemudahan akses mendapatkan pupuk subsidi serta bisa menambah kuota pupuk subsidi untuk Sekadau.

“Saya harap jika terpilih sebagai Gubernur Kalbar, Bu Karolin dan Pak Gidot bisa menpermudah akses kami untuk mendapatkan pupuk subsidi. Karna inilah yang dibutuhkan oleh kami sebagai petani,” harap Markus.

Selain persoalan pupuk, Karolin-Gidot juga diharapkan bisa membantu menaikkan harga karet. Persoalan harga ini memang klasik. Para petani, Karolin-Gidot punya cara jitu untuk membantu petani menaikkan harga karet.

“Harus diingat, bila petani maju dari sisi ekonomi, saat itulah Kalbar baru dikatakan maju. Bila petani malah tidak ada peningkatan kesejahteraan, Kalbar bisa surut ke belakang,” ujarnya. ( sutarjo)