Karolin Respon Aduan TKI Bermasalah di Malaysia

oleh
Karolin Margret Natasa saat menggelar kampanye di Desa Antibar, Kabupaten Mempawah. Foto : Istimewa

MEMPAWAH – Seorang warga Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Asikin mengadukan masalah yang dihadapinya saat bertemu dengan calon Gubernur Kalbar nomor urut dua, Karolin Margret Natasa yang sedang mengadakan kampanye doalogis di daerah itu.

Menurut Asikin, ada sanak keluarganya yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan mengalami masalah di negara tempatnya bekerja sehingga sampai saat ini tidak kunjung pulang.

“Masalah ini sudah saya sampaikan ke Pemerintah Daerah, namun tidak ada tanggapan,” keluh Asikin.

Keluhan warga itu, langsung direspon oleh calon Gubernur Kalbar nomor urut dua ini dengan lugas.

Sebagai anggota DPR RI dua periode di Komisi IX yang satu diantara tugasnya mengurusi masalah ketenagakerjaan, Karolin menilai jika tugas pemerintah membantu rakyatnya tidak harus melihat posisi rakyatnya itu salah atau benar.

“Saya kira respon kita sebagai pemerintah dulu itu yang paling penting, terutama memastikan apa yang terjadi dengan berkomunikasi dengan instansi terkait,” katanya.

Karolin melanjutkan, apa yang menjadi keluhan warga desa Antibar soal TKI juga dirasakan oleh masyarakat lainnya.

Karena itu, jika nanti diberi kepercayaan menjadi Gubernur Kalbar bersama wakilnya Suryadman Gidot, Ia memastikan upaya untuk mengatasi masalah TKI bisa dimaksimalkan, seperti yang pernah dilakukan mantan Gubernur Kalbar dua periode, Cornelis, saat menyelamatkan hiu bersaudara yang jampir dihukum mati oleh Pemerintah Malaysia.

“Tentu jika saya terpilih, komunikasi dengan pemerintah pusat akan lancar, selain itu, untuk mengurus masalah seperti ini tidak boleh hanya menugaskan orang atau staf. kita harus turun tangan langsung memastikannya,” tegas dia.

Pada kesempatan itu, Karolin juga mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Mempawah dan Kalbar umumnya, agar mematuhi syarat-syarat untuk menjadi TKI atau ingin bekerja ke luar Negeri.

“Jadi bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar Negeri, syaratnya harus dipenuhi dulu. ikuti aturannya jadi kalo ada masalah, pemerintah bisa bantu,” pungkasnya. (rilis)