Ingin Menang di Pilgub Kalbar, Ini Tips Jitu Cornelis..

oleh
Ketua DPD PDIP Kalbar, Drs. Cornelis, MH saat berdialog dengan masyarakat di Singkawang. Foto : Istimewa

SINGKAWANG – Ketua Tim Kampanye Calon Gubernur nomor urut dua, Drs. Cornelis membagikan pengalamannya selama bergelut dalam dunia politik dan pemerintahan.

Karier pemerintahannya, dimulai sebagai seorang PNS yang bertugas menjadi staf di Kantor Camat Mandor dan Camat Menyuke. Sedangkan langkah suami Frederika di dunia politik, dimulai sejak dirinya  dan menjadi Bupati Landak selama dua periode, yakni 2001-2006 dan 2006-2011.

Sebelum mengakhiri masa kerjanya sebagai Bupati Landak, politisi senior yang menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar selama tiga periode itu, memutuskan maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar pada tahun 2007.

Keputusannya maju sebagai calon Gubernur Kalbar membuahkan hasil maksimal, karena rakyat mempercayakan Cornelis dan Christiandy Sandjaya memimpin provinsi Kalbar selama dua periode.

Seakan tidak kenal lelah, diusianya yang ke-65 tahun, Cornelis kembali turun gunung memimpin Tim Kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot.

Saat melakukan kampanye dialogis yang dihadiri warga Madura di Kota Singkawang, Selasa (03/04/18) malam, Cornelis menegaskan komitmennya untuk tetap bekerja dan menemui masyarakat Kalbar, meski tidak lagi berkecimpung langsung di dunia pemerintahan.

“Hampir separuh hidup saya habiskan untuk mengurus Politik. Saya 40 tahun bergelut dalam dunia pemerintahan, kerjanya ngurus orang saja. Yang meninggal dunia di luar negeri, yang sakit, yang dijatuhi hukuman mati di Negara orang, Saya urus,” kata Cornelis.

Menurutnya, kunci dalam keberhasilannya membangun Kalbar selama 10 tahun adalah terjaganya kondusifitas keamanan di wilayah yang pernah mengalami konflik hingga 17 kali tersebut.

Bahkan saat menjadi Gubernur Kalbar dua periode, komitmen menjaga stabilitas keamanan daerah ditunjukan Cornelis dengan memperkuat pertahanan dalam negeri melalui kehadiran Kodam XII Tanjunngpura.

“Selama 10 tahun ini saya jamin keamanan Bapak dan Ibu yang tinggal di Kalimantan Barat. Jika suasana aman, masyarakat dapat beraktifitas dengan lancar, perekonomian tumbuh, pembangunan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Dia menyadari, satu dasawarsa kepemimpinannya tidak cukup untuk memeratakan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok Kalbar.

Hal inilah yang diajarkan kepada anaknya, Karolin Margret Natasa sebagai Calon Gubernur termuda pada Pilkada serentak 2018 untuk dilanjutkan.

Dirinya ingin perjuangannya selama 10 tahun dapat dilanjutkan oleh Karolin hingga benar-benar menjamah masyarakat di pedesaan.

“Untuk itu saya mengajak kita semua, pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, datang ramai-ramai ke TPS. Nomor 1 dibuka surat suaranya, nomor 2 dicoblos dan nomor 3 dilipat, masukan dalam kotak suara,” celoteh Cornelis disambut tepuk tangan dan yel-yel warga Madura yang meneriakan Coblos nomor dua. (rilis)