Upaya Karolin untuk Memperkenalkan Kerajinan Kalbar ke Pasar Internasional

oleh
Karolin Margret Natasa tampak akrab saat bersama para pengrajin di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Foto : Istimewa

SUKADANA – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa menegaskan dukungannya terhadap para pengrajin dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada disetiap daerah di Kalbar.

Dukungan calon Gubernur Kalbar perempuan satu-satunya itu, ditunjukkan antara lain, dengan berkunjung langsung ke lokasi UMKM, disela-sela kegiatan kampanyenya.

“Berbagai produk kerajinan yang ada di Kalbar sejauh ini sudah sangat baik, tinggal bagaimana kita mengemasnya menjadi lebih baik dan membantu akses permodalan serta penjualan. Ini akan menjadi perhatian utama bagi saya, untuk bagaimana meningkatkan kreatifitas masyarakat dan pengembangan usahanya,” kata Karolin, saat mengunjungi pusat pengolahan anyaman rotan/bambu di Desa Benawai Agung, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Senin (02/03/18).

Sebagai calon Gubernur Kalbar yang lebih dulu melakukan blusukan di daerah pedalaman Kalbar, Karolin memahami betul apa yang dilakukan oleh para pengrajin anyaman rotan/bambu di Benawai Agung tersebut merupakan upaya pengembangan warisan tradisi dan budaya serta meningkatkan ekonomi keluarga.

“Saya berharap, para orang tua yang mengerti tentang kerajinan anyaman, untuk selalu mengajarkan kerajinan tersebut kepada anak-anak.Terutama anak perempuan, karena selain untuk pelestarian budaya juga diharapkan kedepan dapat sebagai upaya membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” tuturnya.

Dengan jaringan pertemanan yang dibangunnya saat menjabat anggota DPR dua periode, Karolin yakin, jika pemerintah bisa lebih fokus memberikan pembinaan kepada para pengrajin yang ada di setiap daerah di Kalbar, sehingga ke depan, produk kerajinan Kalbar bisa memiliki pasar Ekspor.

“Kita memiliki kondisi geografis yang sangat mendukung untuk itu, dimana selain alam kita yang kaya akan bahan baku untuk industri kerajinan, juga kita sangat dekat dengan Malaysia, sehingga itu bisa menjadi pasar utama kita,” tandasnya.

Selain itu, Karolin yang berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Kalbar Suryadman Gidot optimis mampu mendorong kerajinan lokal yang merupakan bagian dari industri kreatif, agar mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Kalbar.

“Sentra industri kreatif dianggap perlu untuk dikembangkan. Hal ini dilakukan karena telah terbukti memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, menciptakan iklim bisnis yang positif, dan berdampak sosial yang positif pula,” katanya.

Mendapat kunjungan dari Karolin, seorang pengrajin sekaligus pelaku UMKM di Kabupaten Kayong Utara, Ahmadi Usman mengaku senang dan sangat mendukung upaya pasangan Karolin-Gidot dalam mengembangkan industri kreatif.

“Apa yang disampaikan Bu Karolin memang menjadi harapan saya selaku pengrajin. Karena selain berpotensi menghasilkan uang, industri kreatif yang sudah lama saya geluti bisa membuka lapangan kerja untuk rekan-rekan lainnya,” ucap Ahmadi.

Ahmadi dan sejumlah pelaku UMKM lainnya berharap pasangan Karolin-Gidot terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar lima tahun ke depan, sehingga program kerja yang pro kepada pelaku UMKM bisa dijalankannya. (rilis)